Sungai Penuh, jentik.id–Wali Kota Alfin bersama Ketua TP PKK Sri Kartini Alfin menghadiri gotong royong (goro) akbar adat Enam Luhah di Sungai Penuh, Minggu (8/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.
Ketua Lembaga Adat Enam Luhah, Maifendri, bersama ninik mamak dan pemangku adat menyambut langsung wali kota dan jajaran pemerintah. Ia mengapresiasi keikutsertaan pemerintah dalam kegiatan adat tersebut.
Maifendri menegaskan masyarakat Enam Luhah menghargai kehadiran pemerintah, Forkopimda, dan anggota DPRD dapil satu. Ia menyebut kegiatan ini memperkuat silaturahmi sekaligus menjadi persiapan menyambut Ramadan dan Kenduri Sko pada 4–5 Juli mendatang.
Masyarakat memulai goro serentak dengan membersihkan setiap luhah. Kegiatan ini melambangkan upaya membersihkan diri dan lingkungan sekaligus menjaga warisan adat leluhur.
Selanjutnya, rombongan meninjau berbagai situs adat dan sejarah di setiap luhah. Rombongan mengunjungi makam nenek moyang di Pemangku Rajo, lalu bergerak ke Luhah Rio Temenggung dan singgah di makam leluhur. Setelah itu, rombongan menuju Luhah Rio Jayo untuk melihat rumah bersejarah berusia 157 tahun.
Rombongan melanjutkan perjalanan ke Rio Mendiho dan meninjau musala yang akan berfungsi sebagai tempat pengajian di bawah naungan Yayasan Darul Ulum. Di setiap lokasi, masyarakat menyambut rombongan dengan lagu sike untuk menyemangati gotong royong.
Camat Sungai Penuh, Ridha Sukmawati, mengapresiasi partisipasi seluruh pihak. Ia menilai goro akbar ini tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah, adat, dan masyarakat.
Sejumlah anggota DPRD Kota Sungai Penuh ikut menghadiri kegiatan ini, di antaranya Fery Ariasandi, Hardizal, Tole, dan Adrianto. Sekda dan sejumlah kepala OPD juga hadir dan ikut berpartisipasi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengajak masyarakat menjaga semangat gotong royong. Ia menekankan nilai kebersamaan sebagai fondasi pembangunan daerah.
Alfin menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Ia juga memastikan Pemkot Sungai Penuh siap menggelar goro serentak menjelang Ramadan, sejalan dengan arahan Prabowo Subianto terkait kebersihan lingkungan.
Selain itu, pemerintah daerah berencana mengundang tokoh-tokoh Kerinci dari luar daerah pada agenda Kenduri Sko. Langkah ini bertujuan mendorong perputaran ekonomi dan memperkuat ikatan budaya masyarakat.
Rombongan menutup kegiatan dengan mengunjungi rumah adat Rumah Deh Rumah Ptlai di Tanah Mandapo. Setelah itu, rombongan beristirahat sambil menikmati minuman tradisional di pelataran Masjid Raya Sungai Penuh. (andi)









