Komplotan Perampok Emas Bermodus Hipnotis di Sungai Penuh Akhirnya Dibekuk Polisi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi membekuk komplotan perampok emas bermodus hipnotis di Sungai Penuh.

Polisi membekuk komplotan perampok emas bermodus hipnotis di Sungai Penuh.

KERINCI, jentik.id – Tim gabungan Polres Kerinci, Resmob Ditreskrimum Polda Jambi, dan Tim Opsnal Polres OKU Timur menangkap komplotan perampok perhiasan emas bermodus hipnotis yang beraksi terhadap Hj. Z, seorang perempuan paruh baya.

Dari empat anggota komplotan, polisi menangkap tiga pelaku. Satu pelaku lainnya masih masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prasetyawan, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan keluarga korban pada 5 Mei 2026. Saat itu, korban kehilangan perhiasan emas senilai Rp75 juta.

“Tim gabungan melakukan penyelidikan lintas wilayah hingga berhasil mengidentifikasi para pelaku. Kami sudah mengamankan tiga tersangka dan masih memburu satu pelaku lainnya,” kata AKP Very saat konferensi pers, Selasa (28/7/2026).

Kasus ini bermula pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Seorang saksi berinisial A menghubungi keluarga korban dan mengabarkan bahwa Hj. Z tidak diketahui keberadaannya.

Keluarga kemudian memeriksa rekaman CCTV di sekitar rumah. Dari rekaman itu, korban terlihat masuk ke dalam mobil Toyota Avanza hitam. Informasi mengenai kendaraan tersebut langsung disebarkan melalui grup WhatsApp warga.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Gelar Lomba Olahraga Tradisional Semarakkan HUT RI ke-81

Tak lama kemudian, warga menemukan korban di wilayah Bangko dalam kondisi lemas dan mengalami trauma. Setelah bertemu keluarga, korban mengaku kehilangan satu cincin, satu gelang, dan satu kalung emas dengan nilai sekitar Rp75 juta. Keluarga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kerinci.

Hasil penyelidikan membawa tim gabungan ke wilayah hukum Polres OKU Timur, Sumatera Selatan. Pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan para pelaku.

Tim kemudian melakukan penyergapan di Jalan Lintas Provinsi Martapura–Baturaja dan menghentikan sebuah Toyota Avanza hitam bernomor polisi B 2770 BIW. Petugas mengamankan empat orang yang berada di dalam kendaraan tanpa perlawanan.

Setelah menjalani pemeriksaan, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yaitu RH (58), pria asal Bojonegoro, Jawa Timur, yang berperan sebagai sopir; ES (54), perempuan asal Bukittinggi, Sumatera Barat; dan NN (64), perempuan asal Padang, Sumatera Barat. Sementara satu pelaku lainnya, ADL (48), asal Kampar, Riau, masih dalam pengejaran.

Baca Juga :  Diskominfosta Sungai Penuh dan Diskominfo Jambi Perkuat KIM, Siap Jadi Garda Terdepan Informasi Publik

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita satu unit Toyota Avanza hitam, enam telepon genggam yang terdiri dari empat ponsel Android dan dua ponsel Nokia, empat gelang imitasi, lima cincin imitasi, kartu identitas milik RH, serta tiga jimat yang berisi campuran garam, gula, dan potongan rambut.

AKP Very menegaskan penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut. Polisi juga menyelidiki kemungkinan komplotan ini terlibat dalam aksi kejahatan serupa di daerah lain.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap berbagai modus kejahatan dan segera melapor apabila mengetahui keberadaan pelaku yang masih buron,” ujarnya. (nr*)

Berita Terkait

Kenalkan Buku Sejak Dini, Sri Kartini Alfin Dorong Budaya Literasi Anak Sungai Penuh
Sri Kartini Alfin Turun ke Rumah Warga, Program 3S Jadi Andalan Tekan Stunting
Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur Sungai Penuh
Hadapi TKA, SMAN 1 Sungai Penuh Dorong Orang Tua Jadi Pendukung Utama Siswa
Wali Kota Alfin Beri Pesan Tegas ke ASN, Kinerja dan Pelayanan Publik Harus Ditingkatkan
195 CPNS Resmi Jadi PNS, Wali Kota Alfin Ingatkan Disiplin dan Etos Kerja
Wali Kota Alfin Apresiasi Prestasi Agra Boslia Attila, Jadi Inspirasi Pelajar Sungai Penuh
Wawako Azhar Hamzah Turun ke Sawah, PM-AAS Jadi Andalan Modernisasi Pertanian Sungai Penuh
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 20:50 WIB

Kenalkan Buku Sejak Dini, Sri Kartini Alfin Dorong Budaya Literasi Anak Sungai Penuh

Kamis, 3 September 2026 - 19:36 WIB

Sri Kartini Alfin Turun ke Rumah Warga, Program 3S Jadi Andalan Tekan Stunting

Kamis, 3 September 2026 - 18:29 WIB

Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur Sungai Penuh

Rabu, 2 September 2026 - 18:22 WIB

Hadapi TKA, SMAN 1 Sungai Penuh Dorong Orang Tua Jadi Pendukung Utama Siswa

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Wali Kota Alfin Beri Pesan Tegas ke ASN, Kinerja dan Pelayanan Publik Harus Ditingkatkan

Berita Terbaru