Batang Merao Dinormalisasi Besar-besaran, Pemkot Sungai Penuh Fokus Tekan Banjir

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses normalisasi Sungai Batang Merao menggunakan alat berat

Proses normalisasi Sungai Batang Merao menggunakan alat berat

Sungai penuh, jentik.id-Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali mempercepat normalisasi Sungai Batang Merao untuk mengurangi risiko banjir sekaligus mendukung sektor pertanian warga.

Proyek yang berada di Kecamatan Hamparan Rawang itu kembali berjalan pada 2026 setelah mendapat dukungan anggaran dari APBN. Sebelumnya, pengerjaan sempat melambat akibat efisiensi anggaran pemerintah pusat.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin Bakar, menegaskan normalisasi Sungai Batang Merao menjadi program prioritas karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat dan produktivitas lahan pertanian.

“Program ini penting untuk mengurangi ancaman banjir sekaligus mendukung aktivitas pertanian warga,” ujar Alfin, Sabtu (9/5/2026).

Baca Juga :  Tarif Parkir di Sungai Penuh Disorot, Warga Sebut Melebihi Ketentuan Perda

Pemerintah mengerjakan normalisasi mulai dari kawasan jembatan simpang tiga hingga batas Kota Sungai Penuh di wilayah Koto Lanang dengan panjang penanganan sekitar 1,68 kilometer.

Alfin juga meminta dukungan masyarakat agar proses pengerjaan berjalan lancar. Pasalnya, jalur proyek cukup rumit karena melewati tujuh jembatan, tembok penahan banjir, kandang ternak, hingga kebun milik warga.

Selama beberapa tahun terakhir, Sungai Batang Merao sering meluap saat curah hujan tinggi. Kondisi itu memicu genangan di permukiman dan area persawahan sehingga mengganggu aktivitas warga, terutama petani.

Melalui normalisasi ini, pemerintah ingin memperlancar aliran air dan mengurangi sedimentasi yang mempersempit badan sungai. Dengan begitu, risiko banjir di kawasan pemukiman diharapkan dapat berkurang.

Baca Juga :  Okky Apriyanto Wakili Karutan Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejari

Selain menangani banjir, proyek tersebut juga mendukung ketahanan pangan daerah. Pemerintah mencatat normalisasi tahap awal sebelumnya membantu meningkatkan luas lahan pertanian produktif.

Data Pemkot Sungai Penuh menunjukkan sekitar 2.941,01 hektare lahan di Kecamatan Sungai Penuh dan Hamparan Rawang sudah merasakan manfaat program tersebut.

Pemerintah daerah optimistis proyek normalisasi Sungai Batang Merao akan memberi dampak besar bagi masyarakat, baik untuk perlindungan kawasan dari banjir maupun peningkatan hasil pertanian warga. (nr*)

Berita Terkait

Bikin Haru! SD Plus Muhammadiyah Sungai Penuh Sambut Siswa Baru dengan Cara yang Tak Biasa
Benda Pusaka Luhah Rio Jayo Diperlihatkan ke Warga
Tradisi Hang Lahaek Meriahkan Kenduri Sko Enam Luhah, Pergelaran Seni Budaya Tampil Memukau
Warisan Leluhur Tetap Lestari! Balek Kalahek Tempurung Satukan Masyarakat Rio Mendiho
Wawako Azhar Hamzah Sambut 128 Jamaah Haji Kloter 23, Semua Pulang dalam Kondisi Sehat
Wako Alfin Ajak Generasi Muda Lestarikan Adat dan Budaya
Wako Alfin Akan Terima Gelar Adat Kehormatan dari Enam Luhah Sungai Penuh
Hesti Haris Serukan Gerakan Jambi Bersholawat, Ajak Warga Sungai Penuh Perkuat Akhlak
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:55 WIB

Bikin Haru! SD Plus Muhammadiyah Sungai Penuh Sambut Siswa Baru dengan Cara yang Tak Biasa

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:08 WIB

Benda Pusaka Luhah Rio Jayo Diperlihatkan ke Warga

Senin, 29 Juni 2026 - 14:54 WIB

Tradisi Hang Lahaek Meriahkan Kenduri Sko Enam Luhah, Pergelaran Seni Budaya Tampil Memukau

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:01 WIB

Warisan Leluhur Tetap Lestari! Balek Kalahek Tempurung Satukan Masyarakat Rio Mendiho

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:53 WIB

Wawako Azhar Hamzah Sambut 128 Jamaah Haji Kloter 23, Semua Pulang dalam Kondisi Sehat

Berita Terbaru