Benda Pusaka Luhah Rio Jayo Diperlihatkan ke Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi penyucian benda pusaka luhah Rio Jayo (Ft: Ist)

Prosesi penyucian benda pusaka luhah Rio Jayo (Ft: Ist)

Sungai Penuh, jentik.id–Luhah Rio Jayo memulai rangkaian Kenduri Sko Enam Luhah dengan menggelar prosesi penurunan benda-benda pusaka di Umoh Gdeang Rio Jayo, Rabu (1/7/2026).

Prosesi adat itu mempertemukan ninik mamak, depati, tengganai, dunsanak batino, serta masyarakat untuk menjaga dan menghormati warisan leluhur.

Umoh Gdeang tidak hanya menjadi tempat para pemangku adat bermusyawarah. Rumah adat itu juga menyimpan berbagai benda pusaka yang memiliki nilai sejarah sekaligus memperkuat identitas Luhah Rio Jayo.

Ninik Mamak Rio Jayo, Rio Ansari, mengatakan seluruh unsur adat ikut menjalankan prosesi penurunan pusaka. Rio Jayo Tiga Buah Perut, Depati Tiga Buah Perut, Dunsanak Batino Tiga Buah Perut, hingga para tengganai bersama-sama menjalankan tugas sesuai ketentuan adat.

Baca Juga :  Sri Kartini Alfin Pimpin Langsung Aksi Pencegahan Stunting di Pondok Tinggi

“Para leluhur mewariskan tradisi ini secara turun-temurun. Kami melibatkan seluruh unsur adat agar masyarakat terus menjaga warisan leluhur,” kata Rio Ansari, Kamis (2/7/2026).

Setelah menyelesaikan prosesi penurunan, masyarakat melanjutkan rangkaian kegiatan dengan menyucikan benda-benda pusaka pada Kamis sore. Tahapan itu menjadi bagian penting dalam Kenduri Sko sebelum masyarakat memasuki agenda adat berikutnya.

“Insya Allah sore ini kami melaksanakan penyucian benda pusaka bersama seluruh komponen Luhah Rio Jayo,” ujarnya.

Usai penyucian, para pemangku adat akan menjelaskan sejarah, asal-usul, fungsi, dan makna setiap benda pusaka kepada masyarakat. Masyarakat umum, akademisi, peneliti, maupun generasi muda dapat mengikuti penjelasan tersebut untuk mempelajari sejarah adat Rio Jayo.

Baca Juga :  Bank Sampah Lindung Berseri Sungai Penuh: Dari Sampah Jadi Berkah, Warga Rasakan Manfaat Nyata

Menurut Rio Ansari, langkah itu membantu masyarakat mengenal kekayaan budaya Kerinci sekaligus menjaga pengetahuan tentang benda pusaka agar tidak hilang seiring perkembangan zaman.

“Kami akan menjelaskan sejarah setiap benda pusaka. Siapa pun yang ingin mempelajari atau mengkajinya kami persilakan,” katanya.

Rio Ansari juga mengajak masyarakat, khususnya warga Rio Jayo, mengikuti seluruh rangkaian Kenduri Sko Enam Luhah. Ia berharap masyarakat tidak hanya menyaksikan prosesi adat, tetapi juga memahami nilai sejarah, filosofi, dan pesan yang para leluhur tinggalkan melalui setiap benda pusaka.

“Kami mengundang masyarakat untuk datang, menyaksikan prosesi adat, dan mengenal sejarah benda-benda pusaka yang menjadi warisan berharga masyarakat Rio Jayo,” tutupnya. ***

Berita Terkait

Bikin Haru! SD Plus Muhammadiyah Sungai Penuh Sambut Siswa Baru dengan Cara yang Tak Biasa
Tradisi Hang Lahaek Meriahkan Kenduri Sko Enam Luhah, Pergelaran Seni Budaya Tampil Memukau
Warisan Leluhur Tetap Lestari! Balek Kalahek Tempurung Satukan Masyarakat Rio Mendiho
Wawako Azhar Hamzah Sambut 128 Jamaah Haji Kloter 23, Semua Pulang dalam Kondisi Sehat
Wako Alfin Ajak Generasi Muda Lestarikan Adat dan Budaya
Wako Alfin Akan Terima Gelar Adat Kehormatan dari Enam Luhah Sungai Penuh
Hesti Haris Serukan Gerakan Jambi Bersholawat, Ajak Warga Sungai Penuh Perkuat Akhlak
Sungai Penuh Terima Penetapan Kawasan Cagar Alam Geologi dari Menteri ESDM
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:55 WIB

Bikin Haru! SD Plus Muhammadiyah Sungai Penuh Sambut Siswa Baru dengan Cara yang Tak Biasa

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:08 WIB

Benda Pusaka Luhah Rio Jayo Diperlihatkan ke Warga

Senin, 29 Juni 2026 - 14:54 WIB

Tradisi Hang Lahaek Meriahkan Kenduri Sko Enam Luhah, Pergelaran Seni Budaya Tampil Memukau

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:01 WIB

Warisan Leluhur Tetap Lestari! Balek Kalahek Tempurung Satukan Masyarakat Rio Mendiho

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:53 WIB

Wawako Azhar Hamzah Sambut 128 Jamaah Haji Kloter 23, Semua Pulang dalam Kondisi Sehat

Berita Terbaru

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkesempatan naik pangkat melebihi atasannya.PP bari.

Pemerintahan

Peraturan Baru, ASN Kini Bisa Naik Pangkat Melebihi Atasan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:08 WIB