Longsor Lembah Anai Tutup Total Jalur Padang-Bukittinggi, Pengendara Dialihkan ke Malalak

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Satlantas Polresta Bukittinggi melakukan pemantauan arus lalu lintas di jalur Malalak, Kabupaten Agam, Rabu (24/6/2026). Jalur tersebut menjadi rute alternatif bagi kendaraan roda dua dan roda empat menyusul penutupan Jalan Padang-Bukittinggi di kawasan Lembah Anai akibat tanah longsor.

Personel Satlantas Polresta Bukittinggi melakukan pemantauan arus lalu lintas di jalur Malalak, Kabupaten Agam, Rabu (24/6/2026). Jalur tersebut menjadi rute alternatif bagi kendaraan roda dua dan roda empat menyusul penutupan Jalan Padang-Bukittinggi di kawasan Lembah Anai akibat tanah longsor.

AGAM, jentik.id – Tanah longsor memutus akses utama Jalan Padang-Bukittinggi di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Rabu (24/6/2026) siang. Material berupa tanah, pasir, dan bebatuan menutup seluruh badan jalan di KM 66.700 sehingga kendaraan dari dua arah tidak bisa melintas.

Polisi langsung menutup jalur utama demi menjaga keselamatan pengguna jalan. Petugas kemudian mengarahkan seluruh arus lalu lintas ke jalur alternatif melalui Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam.

Camat Malalak, Ulya Satar, memastikan jalur alternatif masih aman untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Namun, pemerintah melarang kendaraan roda enam melintasi jalur tersebut.

“Untuk saat ini kondisi jalur Malalak aman. Roda enam tidak boleh melintas, sedangkan roda dua dan roda empat masih bisa,” ujarnya.

Ulya menjelaskan hujan lebat sempat mengguyur kawasan Malalak. Meski cuaca mulai membaik dan hanya menyisakan mendung, pengendara tetap perlu meningkatkan kewaspadaan karena banyak tebing dan bukit dengan kondisi tanah yang masih labil.

Ia mengimbau masyarakat memperhatikan kondisi jalan dan cuaca selama perjalanan agar terhindar dari longsor susulan.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pria di Padang atas Dugaan Memaksa Istri Berhubungan dengan Pria Lain

Kasat Lantas Polresta Bukittinggi AKP M Irsyad Faturrachman memastikan masyarakat masih dapat memanfaatkan jalur Malalak sebagai rute alternatif menuju Padang maupun Bukittinggi.

Petugas tetap membatasi jenis kendaraan yang melintas. Polisi hanya mengizinkan kendaraan roda dua dan roda empat menggunakan jalur tersebut, sedangkan kendaraan roda enam harus memperoleh izin atau pengaturan khusus dari petugas.

Irsyad juga meminta seluruh pengguna jalan mematuhi arahan petugas selama proses penanganan longsor berlangsung.

Personel Satlantas Polresta Bukittinggi, Briptu A Dinil Haq, kembali mengingatkan masyarakat agar memilih jalur Malalak selama akses Lembah Anai masih tertutup.

“Kami mengimbau seluruh pengendara roda dua maupun roda empat agar mengutamakan keselamatan dan berhati-hati selama berkendara,” katanya.

Petugas Tunda Pembersihan

Hingga Rabu sore, petugas belum memulai pembersihan material longsor. Pergerakan tanah dan batu yang masih terus turun membuat proses evakuasi berisiko tinggi.

Anggota Satlantas Polres Padang Panjang, Aiptu Indra S, menjelaskan longsor terjadi sekitar pukul 13.38 WIB dan langsung menutup seluruh badan jalan.

Baca Juga :  Event Pacu Kudo 2026 Sukses, Wisata dan UMKM Padang Pariaman Melesat

“Kami menutup sementara jalur Lembah Anai dan mengimbau masyarakat menggunakan jalur alternatif,” ujarnya.

Kasat Lantas Polres Padang Panjang AKP Pifzen Finot mengatakan petugas gabungan bersama instansi terkait sudah bersiaga di lokasi. Mereka juga menempatkan dua unit alat berat untuk mempercepat penanganan.

Namun, petugas belum mengoperasikan alat berat karena cuaca masih mendung setelah hujan dan tanah di sekitar lokasi masih labil sehingga berpotensi memicu longsor susulan.

“Untuk dua alat berat sudah standby di lokasi. Pembersihan belum dilakukan karena batu masih turun,” kata Finot.

Menurutnya, petugas selalu mengutamakan keselamatan sebelum memulai proses pembersihan.

Polisi menutup total jalur Lembah Anai hingga kondisi benar-benar aman. Polisi juga mengarahkan pengendara dari Padang maupun Bukittinggi agar menggunakan jalur alternatif melalui Malalak.

Hingga Rabu sore, petugas terus mengatur arus lalu lintas sekaligus memantau perkembangan cuaca dan potensi longsor susulan di sekitar lokasi. (nr*)

Berita Terkait

Solok Selatan Bagi 26.912 Seragam Gratis, 68 Sekolah Juga Dapat Kucuran Rp48 Miliar
Tim SAR Evakuasi Lebih dari 50 Warga Terjebak Banjir di Padang
Banjir Lumpuhkan Puluhan Sekolah, Pemkot Padang Kejar Pembersihan dalam Dua Hari
Pemkab Pasaman Barat Catat 544 Kasus TBC, Dinkes Gencarkan Skrining dan Pengobatan Gratis
Pelajar dan Guru Terjebak Banjir, Tim SAR Padang Evakuasi Korban dengan Perahu Karet
Banjir Terjang Padang, Tim SAR Bergerak Cepat Bantu Evakuasi Warga
Bupati Annisa Gerak Cepat Jemput Program 3 Juta Rumah, Ribuan Warga Dharmasraya Berpeluang Punya Hunian Layak
Andre Rosiade Geram! Penghambat Proyek Flyover Sitinjau Lauik Diminta Diproses Hukum
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Solok Selatan Bagi 26.912 Seragam Gratis, 68 Sekolah Juga Dapat Kucuran Rp48 Miliar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Tim SAR Evakuasi Lebih dari 50 Warga Terjebak Banjir di Padang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Banjir Lumpuhkan Puluhan Sekolah, Pemkot Padang Kejar Pembersihan dalam Dua Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Pemkab Pasaman Barat Catat 544 Kasus TBC, Dinkes Gencarkan Skrining dan Pengobatan Gratis

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Pelajar dan Guru Terjebak Banjir, Tim SAR Padang Evakuasi Korban dengan Perahu Karet

Berita Terbaru