Pemkab Pasaman Barat Catat 544 Kasus TBC, Dinkes Gencarkan Skrining dan Pengobatan Gratis

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat saat melaksanakan cek kesehatan gratis bagi warga di daerah itu sebagai upaya deteksi dini berbagai penyakit. ANTARA/Altas Maulana. (Penyakit TBC)

Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat saat melaksanakan cek kesehatan gratis bagi warga di daerah itu sebagai upaya deteksi dini berbagai penyakit. ANTARA/Altas Maulana. (Penyakit TBC)

SIMPANG EMPAT, jentik.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat mencatat 544 kasus tuberkulosis (TBC) selama Januari hingga 21 Juli 2026. Sebanyak 539 kasus termasuk TBC sensitif obat, sedangkan lima kasus lainnya merupakan TBC resistan obat.

Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Gina Alecia, mengatakan pihaknya terus meningkatkan penanganan melalui skrining, pengobatan, dan edukasi kesehatan.

Petugas kesehatan memeriksa kontak serumah, kontak erat, serta masyarakat yang mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Tim juga menyasar kelompok berisiko, termasuk warga binaan di Lapas Kelas III Talu.

Baca Juga :  Tambang Emas di Sijunjung Longsor, 9 Penambang Dilaporkan Meninggal Dunia

Tenaga kesehatan memberikan obat TBC sesuai standar tanpa biaya. Petugas juga membagikan obat pencegahan kepada anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien untuk mengurangi risiko penularan.

Gina meminta masyarakat segera memeriksakan diri jika mengalami batuk berdahak selama lebih dari dua minggu. Ia juga mengajak warga menerapkan pola hidup sehat dan menghindari rokok. Bakteri Mycobacterium tuberculosis menjadi penyebab utama penyakit TBC.

Baca Juga :  Di Padang, Ribuan KTP Hilang Tiap Bulan

Dinas Kesehatan terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis di seluruh puskesmas. Program ini membantu tenaga kesehatan menemukan penyakit lebih awal sehingga mereka dapat segera memberikan penanganan.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. Langkah tersebut membantu menekan penyebaran TBC sekaligus meningkatkan kesehatan masyarakat. (nr*)

Berita Terkait

Banjir Lumpuhkan Puluhan Sekolah, Pemkot Padang Kejar Pembersihan dalam Dua Hari
Pelajar dan Guru Terjebak Banjir, Tim SAR Padang Evakuasi Korban dengan Perahu Karet
Banjir Terjang Padang, Tim SAR Bergerak Cepat Bantu Evakuasi Warga
Bupati Annisa Gerak Cepat Jemput Program 3 Juta Rumah, Ribuan Warga Dharmasraya Berpeluang Punya Hunian Layak
Longsor Lembah Anai Tutup Total Jalur Padang-Bukittinggi, Pengendara Dialihkan ke Malalak
Andre Rosiade Geram! Penghambat Proyek Flyover Sitinjau Lauik Diminta Diproses Hukum
Dua Warga Tewas di Kolam Getah Pasaman Barat, Polisi Ungkap Fakta di TKP
Salat Idul Adha Digelar Lebih Awal di Padang, Jemaah Padati Masjid Jami’ Lubuk Sarik
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Banjir Lumpuhkan Puluhan Sekolah, Pemkot Padang Kejar Pembersihan dalam Dua Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Pemkab Pasaman Barat Catat 544 Kasus TBC, Dinkes Gencarkan Skrining dan Pengobatan Gratis

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Pelajar dan Guru Terjebak Banjir, Tim SAR Padang Evakuasi Korban dengan Perahu Karet

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Banjir Terjang Padang, Tim SAR Bergerak Cepat Bantu Evakuasi Warga

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:09 WIB

Bupati Annisa Gerak Cepat Jemput Program 3 Juta Rumah, Ribuan Warga Dharmasraya Berpeluang Punya Hunian Layak

Berita Terbaru

Foto: dok Istimewa

Nasional

21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:12 WIB

Foto: Pedagang ikan (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Kesehatan

Waspada Ikan Berformalin, Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Membeli

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:54 WIB

Foto: Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, putra kedua dari mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, menghadiri rapat umum di Teheran, Iran, 31 Mei 2019. (via REUTERS/Hamid Forootan)

Internasional

Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran

Selasa, 11 Agu 2026 - 10:38 WIB