Rancangan Mega Proyek Flyover Sungai Penuh–Tapan Dibahas Bersama TNKS

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mega proyek flyover Sungai Penuh Tapan

Ilustrasi mega proyek flyover Sungai Penuh Tapan

Sungai Penuh, jentik.id- Rencana pembangunan jalan layang atau flyover yang menghubungkan Kota Sungai Penuh dengan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mulai memasuki tahap pembahasan lintas lembaga.

Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh terus melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait sebagai bagian dari upaya mematangkan rencana pembangunan infrastruktur strategis tersebut.

Rencana pembangunan flyover ini sebelumnya mendapat respons positif dari anggota DPRD Provinsi Jambi daerah pemilihan (dapil) Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Anggota DPRD Provinsi Jambi, Edminuddin, didampingi Amrizal, menyatakan dukungannya terhadap gagasan pembangunan flyover yang disampaikan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

“Kita mendukung program yang disampaikan Pemerintah Kota Sungai Penuh,” ujar Edminuddin.

Menurutnya, rencana tersebut perlu dikomunikasikan secara bersama-sama kepada pemerintah pusat. Upaya itu dapat dilakukan melalui DPR RI, DPD RI maupun kementerian terkait agar rencana pembangunan memperoleh dukungan dan dapat dibahas pada tingkat nasional.

Sementara itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai mempersiapkan berbagai aspek yang berkaitan dengan rencana pembangunan tersebut.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah adanya bagian jalur yang bersinggungan dengan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Baca Juga :  Udang windu, komoditas Kampung Batimbuk Barau Menghasilan 769,9 Ton Benilai Rpb173.3 Miliar.

Kondisi tersebut membuat pembangunan flyover membutuhkan pembahasan dan koordinasi khusus dengan pihak berwenang, terutama terkait ketentuan pemanfaatan kawasan konservasi.

Belum lama ini, Wali Kota Sungai Penuh Alfin SH menggelar pertemuan bersama pihak pengelola TNKS di ruang kerjanya. Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan jalan layang yang memiliki keterkaitan dengan kawasan TNKS.

Dalam pertemuan itu, Pemkot Sungai Penuh bersama pengelola TNKS membahas berbagai aspek yang perlu diperhatikan agar rencana pembangunan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk aturan pemanfaatan kawasan konservasi.

Alfin mengatakan, rencana pembangunan tersebut perlu dibahas secara menyeluruh sejak tahap awal. Menurutnya, terdapat sejumlah aspek teknis dan regulasi yang harus dipersiapkan sebelum rencana tersebut masuk ke tahapan lebih lanjut.

“Kita ingin rencana ini dibahas secara komprehensif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu, koordinasi lintas lembaga sangat penting agar setiap tahapan dapat berjalan dengan baik,” ujar Alfin.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Sungai Penuh perlu membangun komunikasi dengan sejumlah instansi, antara lain Kementerian Kehutanan, Bappeda, pengelola TNKS, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), serta instansi teknis lainnya.

Baca Juga :  2 Juni Taspen Resmi Cair Gaji Ke 13 Pensiunan ASN Belum Ada Regulasi Kenaikan Gaji.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh siap membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh pihak. Harapannya, setiap peluang pengembangan konektivitas dan kerja sama dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kemajuan wilayah,” katanya.

Rencana pembangunan flyover Sungai Penuh–Tapan menjadi salah satu gagasan pengembangan konektivitas antardaerah. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang pertumbuhan aktivitas ekonomi antara Kota Sungai Penuh, Kerinci dan wilayah Tapan.

Pertemuan dengan pengelola TNKS menjadi bagian dari langkah awal Pemkot Sungai Penuh untuk memastikan seluruh aspek teknis, administratif dan regulasi dipersiapkan secara matang.

Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa setiap tahapan pembangunan harus tetap memperhatikan ketentuan pemanfaatan kawasan serta kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Dengan koordinasi lintas lembaga sejak tahap awal, rencana pembangunan flyover Sungai Penuh–Tapan diharapkan dapat disiapkan secara lebih terarah sebelum memasuki tahapan perencanaan dan pengusulan kepada pemerintah pusat.(asy*)

Berita Terkait

Kebutuhan Dasar Masyarakat Beras Harga Naik,Tembus 12 Persen
Bank Jambi Belum Bisa Layani Nasabahnya Transfer Antarbank via Mobile Banking Nasabah Kecewa
Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara
Presiden Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan
Bank Sentral Belanda Pindahkan Cadangan Emas 86 Ton Dari Amerika Serikat
Pendapatan Negara RAPBN 2027 Naik Rp9,1 Triliun, Penerimaan Pajak Bertambah Rp2 Triliun
Penerbangan Di Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Abu Erupsi Anak Krakatau
Auto Care Kenalkan Teknologi Touchless Shampoo, Kinclong Tanpa Risiko Baret
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:32 WIB

Rancangan Mega Proyek Flyover Sungai Penuh–Tapan Dibahas Bersama TNKS

Senin, 21 September 2026 - 12:52 WIB

Kebutuhan Dasar Masyarakat Beras Harga Naik,Tembus 12 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 17:03 WIB

Bank Jambi Belum Bisa Layani Nasabahnya Transfer Antarbank via Mobile Banking Nasabah Kecewa

Selasa, 15 September 2026 - 12:28 WIB

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Senin, 14 September 2026 - 19:02 WIB

Presiden Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan

Berita Terbaru