Dua Warga Tewas di Kolam Getah Pasaman Barat, Polisi Ungkap Fakta di TKP

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasib tragis menimpa dua orang warga asal Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat. Keduanya dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah kolam penampungan getah karet. Peristiwa memilukan ini terjadi di Jorong Rimbo Janduang, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, pada Sabtu (23/5/2026) sore kemarin.

Nasib tragis menimpa dua orang warga asal Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat. Keduanya dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah kolam penampungan getah karet. Peristiwa memilukan ini terjadi di Jorong Rimbo Janduang, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, pada Sabtu (23/5/2026) sore kemarin.

Sumbar, jentik.id-Dua warga Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, meninggal dunia setelah tenggelam di kolam penampungan getah karet di Jorong Rimbo Janduang, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman Barat, Sabtu (23/5/2026) sore.

Korban berinisial BY Senpri (32) dan Tanjung (25). Keduanya merupakan warga Jorong Benai, Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman.

Keduanya datang ke area perkebunan untuk mengambil getah karet yang tersimpan di kolam penampungan milik warga.

BY Senpri masuk lebih dulu ke dalam kolam untuk mengambil getah. Setelah itu, ia tidak muncul kembali ke permukaan dan diduga tenggelam.

Baca Juga :  Lepas 386 CJH Kota Padang, Wako Fadly Amran: "Doakan Padang Jadi Kota Maju dan Sejahtera"

Tanjung melihat kejadian itu dan langsung berusaha menolong dengan ikut masuk ke dalam kolam. Namun, ia juga ikut tenggelam.

Warga sekitar berupaya mengevakuasi kedua korban setelah mengetahui insiden tersebut. Petugas membawa korban ke RSUD Jambak, tetapi tim medis menyatakan keduanya sudah meninggal dunia.

Polsek Pasaman bersama Tim Identifikasi Polres Pasaman Barat mendatangi lokasi kejadian. Petugas memasang garis polisi, mengamankan TKP, dan mengumpulkan keterangan para saksi.

Baca Juga :  Andre Rosiade Salurkan 3.000 Paket Sembako untuk Warga Padang Panjang

Kasatreskrim Polres Pasaman Barat, Iptu Agung, menyebut hasil olah TKP tidak menemukan unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.

“Dari pemeriksaan awal, kami menyimpulkan kejadian ini murni kecelakaan kerja akibat tenggelam,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).

Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak autopsi. Mereka juga membuat surat pernyataan tidak akan menuntut pihak mana pun.

Jenazah kedua korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (nr*)

Berita Terkait

Banjir Lumpuhkan Puluhan Sekolah, Pemkot Padang Kejar Pembersihan dalam Dua Hari
Pemkab Pasaman Barat Catat 544 Kasus TBC, Dinkes Gencarkan Skrining dan Pengobatan Gratis
Pelajar dan Guru Terjebak Banjir, Tim SAR Padang Evakuasi Korban dengan Perahu Karet
Banjir Terjang Padang, Tim SAR Bergerak Cepat Bantu Evakuasi Warga
Bupati Annisa Gerak Cepat Jemput Program 3 Juta Rumah, Ribuan Warga Dharmasraya Berpeluang Punya Hunian Layak
Longsor Lembah Anai Tutup Total Jalur Padang-Bukittinggi, Pengendara Dialihkan ke Malalak
Andre Rosiade Geram! Penghambat Proyek Flyover Sitinjau Lauik Diminta Diproses Hukum
Salat Idul Adha Digelar Lebih Awal di Padang, Jemaah Padati Masjid Jami’ Lubuk Sarik
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Banjir Lumpuhkan Puluhan Sekolah, Pemkot Padang Kejar Pembersihan dalam Dua Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Pemkab Pasaman Barat Catat 544 Kasus TBC, Dinkes Gencarkan Skrining dan Pengobatan Gratis

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Pelajar dan Guru Terjebak Banjir, Tim SAR Padang Evakuasi Korban dengan Perahu Karet

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Banjir Terjang Padang, Tim SAR Bergerak Cepat Bantu Evakuasi Warga

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:09 WIB

Bupati Annisa Gerak Cepat Jemput Program 3 Juta Rumah, Ribuan Warga Dharmasraya Berpeluang Punya Hunian Layak

Berita Terbaru