Tambang Emas di Sijunjung Longsor, 9 Penambang Dilaporkan Meninggal Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana tanah longsor terjadi di lokasi yang diduga menjadi area Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (14/5/2026) siang. Peristiwa tersebut dilaporkan menimpa para pekerja tambang yang tengah beraktivitas di lokasi tambang manual atau dompeng.

Bencana tanah longsor terjadi di lokasi yang diduga menjadi area Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (14/5/2026) siang. Peristiwa tersebut dilaporkan menimpa para pekerja tambang yang tengah beraktivitas di lokasi tambang manual atau dompeng.

Sijunjung, jentik.id – Tanah longsor menerjang lokasi tambang emas ilegal di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Kamis (14/5/2026) siang. Material longsor menimbun para pekerja yang sedang menambang secara manual.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di kawasan Jorong Sintuak, Nagari Guguk, Kecamatan Koto VII. Warga lebih mudah mencapai lokasi tambang melalui Jorong Taratak Botung, Nagari Padang Laweh.

Informasi sementara menyebut sekitar 12 penambang tertimbun longsor. Tim evakuasi bersama warga langsung mencari korban di area tambang.

Petugas dan warga menemukan sembilan penambang dalam kondisi meninggal dunia. Tim evakuasi menyelesaikan proses pencarian beberapa jam setelah longsor terjadi.

Baca Juga :  Tim Gabungan Tunda Razia PETI di Merangin Setelah Warga Menghadang Petugas

Wali Nagari Padang Laweh, Jouharuddin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan lokasi tambang berada di Jorong Sintuak, Nagari Guguk, bukan di wilayah Taratak Botung.

Menurut Jouharuddin, warga lebih sering melewati Taratak Botung untuk menuju lokasi tambang. Ia menerima informasi kejadian sekitar pukul 13.30 WIB saat berada di Kota Padang.

Jouharuddin mengatakan sebagian besar korban berasal dari Nagari Guguk. Selain itu, satu korban berasal dari Nagari Padang Laweh dan satu lainnya berasal dari Nagari Tanjung.

Baca Juga :  Kronologi Balita 14 Bulan Meninggal Usai Dirawat di RSUP M Djamil Padang

Ia juga menyebut warga sudah lama menjalankan aktivitas tambang emas ilegal di kawasan tersebut. Para penambang biasanya menghentikan aktivitas sementara saat aparat menggelar razia.

Pemerintah nagari terus mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan dan menjaga lingkungan selama beraktivitas di kawasan tambang.

Hingga Kamis malam, pihak kepolisian dan instansi terkait belum mengumumkan penyebab longsor maupun jumlah pasti korban dalam peristiwa tersebut. (nr*)

Berita Terkait

Bupati Annisa Gerak Cepat Jemput Program 3 Juta Rumah, Ribuan Warga Dharmasraya Berpeluang Punya Hunian Layak
Longsor Lembah Anai Tutup Total Jalur Padang-Bukittinggi, Pengendara Dialihkan ke Malalak
Andre Rosiade Geram! Penghambat Proyek Flyover Sitinjau Lauik Diminta Diproses Hukum
Dua Warga Tewas di Kolam Getah Pasaman Barat, Polisi Ungkap Fakta di TKP
Salat Idul Adha Digelar Lebih Awal di Padang, Jemaah Padati Masjid Jami’ Lubuk Sarik
Andre Rosiade Gerak Cepat, 122 Sapi Kurban Disebar ke Sumbar Sesuai Perintah Prabowo
Andre Rosiade Datangi RSUP M Djamil, Bantu Balita Korban Dugaan KDRT di Solok
Pemprov Sumbar Tebar 100 Sapi Kurban, Mentawai dan Daerah Bencana Jadi Prioritas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:09 WIB

Bupati Annisa Gerak Cepat Jemput Program 3 Juta Rumah, Ribuan Warga Dharmasraya Berpeluang Punya Hunian Layak

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:58 WIB

Longsor Lembah Anai Tutup Total Jalur Padang-Bukittinggi, Pengendara Dialihkan ke Malalak

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:23 WIB

Andre Rosiade Geram! Penghambat Proyek Flyover Sitinjau Lauik Diminta Diproses Hukum

Senin, 25 Mei 2026 - 14:39 WIB

Dua Warga Tewas di Kolam Getah Pasaman Barat, Polisi Ungkap Fakta di TKP

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00 WIB

Salat Idul Adha Digelar Lebih Awal di Padang, Jemaah Padati Masjid Jami’ Lubuk Sarik

Berita Terbaru