Sumatera Barat, jentik.id-Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyiapkan program tebar kurban untuk Idul Adha 1447 Hijriah. Program ini fokus menyalurkan hewan kurban ke daerah terpencil dan wilayah terdampak bencana.
Program ini bertujuan agar masyarakat di daerah sulit dijangkau mendapat daging kurban secara merata, termasuk warga di wilayah kepulauan seperti Mentawai.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Edi Dharma, mengatakan pihaknya sudah mengirim surat kepada seluruh OPD, BUMD, dan BUMN agar ikut dalam program tersebut.
Ia berharap setiap OPD menyumbang minimal satu ekor sapi agar pemerintah bisa menyalurkan bantuan ke berbagai daerah di Sumbar.
“Target kami minimal satu OPD satu sapi, lalu kami salurkan ke daerah yang membutuhkan,” ujar Edi Dharma, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, pemerintah memprioritaskan daerah terpencil, kawasan terdampak bencana, dan wilayah yang selama ini minim bantuan kurban.
Selain itu, Pemprov Sumbar juga mengarahkan bantuan ke Mentawai dan daerah pedalaman yang sulit dijangkau.
Edi berharap kerja sama antara OPD, BUMD, dan BUMN bisa menambah jumlah hewan kurban dibanding tahun sebelumnya.
Tahun ini, Pemprov Sumbar menargetkan minimal 100 ekor sapi kurban agar lebih banyak masyarakat merasakan manfaatnya.
Pemerintah juga membuka usulan masyarakat tentang daerah yang membutuhkan distribusi daging kurban, termasuk wilayah bencana dan kepulauan.
Menurut Edi, pemerintah akan membantu semua daerah yang membutuhkan jika jumlah sapi yang terkumpul mencukupi.
Pemprov Sumbar juga memprioritaskan penggunaan sapi lokal dalam program ini.
Langkah ini tidak hanya memenuhi kebutuhan kurban, tetapi juga membantu peternak lokal meningkatkan penghasilan.
“Kami mencari sapi lokal Sumbar agar masyarakat ikut merasakan manfaat dari penjualan sapi dan pembagian dagingnya,” tutupnya. (nr*)









