Padang, jentik.id-Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menjenguk balita 3 tahun korban dugaan penganiayaan ayah tiri di ruang PICU RSUP M Djamil Padang, Jumat (8/5/2026) malam.
Andre datang bersama Direktur Utama RSUP M Djamil, Dovy Djanas. Ia juga menemui ibu korban, Septi Tohyana (38).
Andre menyerahkan bantuan Rp10 juta untuk biaya pengobatan korban dan membantu pembayaran iuran BPJS Kesehatan selama satu tahun. Ibu korban menangis haru sambil mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut.
Andre langsung berkoordinasi dengan Bupati Solok, Jon Firman Pandu, setelah menerima informasi kasus kekerasan itu.
“Kami langsung meminta pemerintah daerah membantu penanganan korban,” ujar Andre.
Andre menegaskan kasus kekerasan terhadap anak tidak boleh dianggap sepele. Ia meminta pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
Korban sempat menjalani perawatan di RSUD Solok sebelum tim medis membawa korban ke RSUP M Djamil Padang. Tim dokter kemudian langsung merawat korban di ruang PICU.
“Tim dokter terus memberikan pelayanan terbaik untuk pasien,” kata Dovy Djanas.
Kasus itu terjadi saat korban dan ibunya pergi menuju Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, menggunakan bus pada Kamis (30/4/2026).
Pelaku diduga beberapa kali menampar korban hingga balita itu menangis histeris di dalam bus. Pelaku berdalih ingin mengobati korban dari pengaruh santet.
Kasus tersebut memicu perhatian masyarakat. Polres Solok kemudian menangkap terduga pelaku berinisial PR (34) pada Kamis (7/5/2026).
Andre juga memuji pelayanan RSUP M Djamil yang tetap mengutamakan keselamatan pasien meski sebagian warga belum memiliki BPJS Kesehatan.
Menurut Andre, rumah sakit pemerintah harus mengutamakan kemanusiaan dan keselamatan pasien dibanding persoalan administrasi. (nr*)









