Tragis! 2 Anak Tenggelam di Ulak Karang, Pencarian Dihentikan Saat Malam

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danru SAR Kelas A Padang, Tri Desyu saat memimpin pencarian dua bocah yang dilaporkan tenggelam di perairan Pantai Ujung Karang, belakang Kampus Bung Hatta, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sabtu (18/4/2026). Proses pencarian korban dihentikan saat malam hari sesuai SOP.

Danru SAR Kelas A Padang, Tri Desyu saat memimpin pencarian dua bocah yang dilaporkan tenggelam di perairan Pantai Ujung Karang, belakang Kampus Bung Hatta, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sabtu (18/4/2026). Proses pencarian korban dihentikan saat malam hari sesuai SOP.

Dua anak tenggelam saat berenang di Pantai Ujung Karang, belakang Kampus Bung Hatta, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sabtu (18/4/2026) siang.

Tim SAR gabungan langsung bergerak melakukan pencarian sejak siang. Namun, tim menghentikan operasi pada pukul 18.00 WIB sesuai prosedur keselamatan.

Komandan Regu SAR Kelas A Padang, Tri Desyu, menegaskan tim tidak melanjutkan pencarian pada malam hari karena mempertimbangkan risiko.

“Kami hentikan pencarian sesuai SOP demi keselamatan tim,” ujarnya di lokasi.

Meski begitu, ia tetap mengizinkan warga memantau dari darat. Namun, ia melarang warga turun ke laut atau bersentuhan langsung dengan air.

Baca Juga :  Takut Kehabisan Solar Saat Hari Kerja, Sopir Truk di Padang Rela Antre Sejak Minggu Pagi

“Silakan pantau dengan penerangan, tapi jangan masuk ke laut,” tegasnya.

Selama proses pencarian, tim SAR mengerahkan dua perahu karet dengan total 16 personel. Mereka juga menyisir garis pantai dan mengumpulkan informasi dari warga sekitar.

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, PMI, serta relawan akan melanjutkan pencarian pada Minggu (19/4/2026) pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan kejadian bermula saat enam anak berenang di lokasi tersebut. Empat anak berada di tengah laut, sementara dua lainnya bermain di tepi pantai.

Baca Juga :  Kota Padang Alokasikan Rp110 Miliar untuk Perbaikan Drainase dan Irigasi guna Cegah Banjir

Saat ombak menguat dan air menjadi keruh, keempat anak berusaha kembali ke darat. Dalam kondisi itu, dua anak terseret arus dan hilang.

Korban diketahui bernama Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9), warga Kelurahan Gunung Pangilun.

Hingga kini, tim gabungan terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. (nr*)

Berita Terkait

Solok Selatan Bagi 26.912 Seragam Gratis, 68 Sekolah Juga Dapat Kucuran Rp48 Miliar
Tim SAR Evakuasi Lebih dari 50 Warga Terjebak Banjir di Padang
Banjir Lumpuhkan Puluhan Sekolah, Pemkot Padang Kejar Pembersihan dalam Dua Hari
Pemkab Pasaman Barat Catat 544 Kasus TBC, Dinkes Gencarkan Skrining dan Pengobatan Gratis
Pelajar dan Guru Terjebak Banjir, Tim SAR Padang Evakuasi Korban dengan Perahu Karet
Banjir Terjang Padang, Tim SAR Bergerak Cepat Bantu Evakuasi Warga
Bupati Annisa Gerak Cepat Jemput Program 3 Juta Rumah, Ribuan Warga Dharmasraya Berpeluang Punya Hunian Layak
Longsor Lembah Anai Tutup Total Jalur Padang-Bukittinggi, Pengendara Dialihkan ke Malalak
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Solok Selatan Bagi 26.912 Seragam Gratis, 68 Sekolah Juga Dapat Kucuran Rp48 Miliar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Tim SAR Evakuasi Lebih dari 50 Warga Terjebak Banjir di Padang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Banjir Lumpuhkan Puluhan Sekolah, Pemkot Padang Kejar Pembersihan dalam Dua Hari

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Pemkab Pasaman Barat Catat 544 Kasus TBC, Dinkes Gencarkan Skrining dan Pengobatan Gratis

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Pelajar dan Guru Terjebak Banjir, Tim SAR Padang Evakuasi Korban dengan Perahu Karet

Berita Terbaru