Tim Gabungan Tunda Razia PETI di Merangin Setelah Warga Menghadang Petugas

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Bareskrim Polri turun ke Jambi, tepatnya ke Kabupaten Merangin untuk melakukan razia penambangan emas tanpa izin (PETI) pada Kamis (9/7/2026). Mereka dihadang oleh sejumlah warga.

Tim Bareskrim Polri turun ke Jambi, tepatnya ke Kabupaten Merangin untuk melakukan razia penambangan emas tanpa izin (PETI) pada Kamis (9/7/2026). Mereka dihadang oleh sejumlah warga.

JAMBI, jentik.id – Tim gabungan dari Bareskrim Polri dan Polres Merangin menunda operasi penertiban penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Tanjung Putus, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin, setelah menghadapi penolakan dari sejumlah warga.

Operasi yang berlangsung pada Kamis (9/7/2026) itu semula menargetkan lokasi tambang ilegal di wilayah tersebut. Namun, saat tim hendak memasuki area penambangan, sekelompok warga menghadang dan menolak kedatangan petugas.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa tim Bareskrim lebih dahulu berkoordinasi dengan Polres Merangin sebelum melaksanakan operasi.

Baca Juga :  Eks Kadisdik Jambi Ditahan Paksa! Kasus Korupsi SMK Rp21,8 Miliar Jadi Sorotan

Meski demikian, situasi di lapangan berubah ketika petugas menghadapi jumlah warga yang cukup banyak. Menurut Erlan, warga melakukan penolakan sehingga tim gabungan memutuskan tidak melanjutkan penindakan.

“Tim Bareskrim telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian setempat sebelum operasi. Namun, di lokasi petugas menghadapi banyak warga yang melakukan penolakan sehingga tim memutuskan kembali untuk melakukan konsolidasi,” ujar Erlan, Sabtu (11/7/2026).

Video berdurasi sekitar 1 menit 54 detik yang beredar di media sosial memperlihatkan ketegangan antara petugas dan warga. Dalam rekaman tersebut, terdengar warga meminta aparat meninggalkan lokasi, sementara sejumlah personel kepolisian mencoba bernegosiasi.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Pabrik Ekstasi di Semarang, Pemilik Gudang Tak Berkutik

Video itu juga memperlihatkan kehadiran polisi yang mengenakan rompi dan membawa senjata laras panjang. Di sisi lain, warga, termasuk perempuan dan anak-anak, tampak berkumpul di sekitar lokasi.

Selain itu, rekaman tersebut menunjukkan sejumlah alat berat yang diduga berada di kawasan penambangan emas tanpa izin.

Hingga kini, Polda Jambi belum menyampaikan jadwal lanjutan maupun perkembangan terbaru terkait rencana penertiban PETI di lokasi tersebut. (nr*)

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Bengkulu Hermanto Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong
AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil
Anggota Komisi VI DPR Minta Kemendag Tindak Tegas Praktik Mark Up Harga Masker
Anggota Komisi III Tak Ingin RUU Perampasan Aset Jadi Kendaraan Kriminalisasi
Kecelakaan Beruntun Di Kembangan Jakbar, Tiga Orang Tewas Satu Keluarga.
Legislator PDIP Gus Falah Dukung Proses Hukum Kasus Keracunan MBG
Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh Tiga Modus SPJ Fiktif, Mark-Up Hingga Pencairan Tanpa Verifikasi
Aipda Aviv Muharman Dipecat dari Polres Bungo, Kapolres Beri Peringatan Keras ke Anggota
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:08 WIB

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

Anggota Komisi VI DPR Minta Kemendag Tindak Tegas Praktik Mark Up Harga Masker

Rabu, 9 September 2026 - 11:47 WIB

Anggota Komisi III Tak Ingin RUU Perampasan Aset Jadi Kendaraan Kriminalisasi

Minggu, 6 September 2026 - 16:43 WIB

Kecelakaan Beruntun Di Kembangan Jakbar, Tiga Orang Tewas Satu Keluarga.

Minggu, 6 September 2026 - 09:34 WIB

Legislator PDIP Gus Falah Dukung Proses Hukum Kasus Keracunan MBG

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB