Tan Kian Jadi Salah Satu Saksi dalam Kasus PT ASABRI yang Menyeret Nama Febrie Adriansyah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Febrie Adriansyah, menegaskan bahwa aparat penegak hukum dipersilakan untuk mendalami setiap fakta dan alat bukti yang ada, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan Tan Kian apabila ditemukan dasar hukum yang cukup.

Febrie Adriansyah, menegaskan bahwa aparat penegak hukum dipersilakan untuk mendalami setiap fakta dan alat bukti yang ada, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan Tan Kian apabila ditemukan dasar hukum yang cukup.

Jakarta, jentik.id – Penyidikan sejumlah perkara dugaan korupsi, termasuk yang berkaitan dengan PT ASABRI, sektor batu bara, dan Krakatau Steel yang menyeret nama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, terus bergulir. Dalam perkembangan terbaru, penyidik telah memeriksa Tan Kian sebagai salah satu saksi.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan Tan Kian yang berinisial TK hingga kini masih berstatus sebagai saksi.

Pernyataan tersebut disampaikan saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya.

“Jadi sampai saat ini yang bersangkutan masih berstatus sebagai saksi,” ujar Budi kepada wartawan.

Ia menambahkan, hingga saat ini penyidik telah memeriksa sedikitnya 15 orang saksi guna mendalami perkara tersebut.
Sementara itu, Febrie Adriansyah dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung turut menanggapi munculnya nama Tan Kian dalam perkara yang sedang ditangani aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Tangis Pecah di Pengadilan, Kurir 12 Kg Narkoba di Jambi Terima Vonis 17 & 19 Tahun

Febrie menegaskan bahwa aparat penegak hukum dipersilakan untuk mendalami setiap fakta dan alat bukti yang ada, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan Tan Kian apabila ditemukan dasar hukum yang cukup.

“Mengenai Tan Kian, ini bisa dianalisis melalui proses persidangan. Alat bukti semua ada, tinggal dicek apakah bisa menjadi tersangka atau tidak,” kata Febrie.

Ia mengakui perkara tersebut telah berlangsung cukup lama sehingga seluruh fakta yang telah terungkap dapat dievaluasi kembali sesuai perkembangan penyidikan.

“Perkara sudah cukup lama, saya juga tidak ingat lagi, tetapi semua bisa dievaluasi kembali,” ujarnya.

Baca Juga :  TNI AL Bongkar Modus Pengiriman 4.364 Kartrid Vape Diduga Mengandung Narkotika

Febrie juga menyebut proses penanganan perkara di Kejaksaan Agung masih terus berjalan, termasuk proses eksekusi terhadap aset berupa tanah yang dikaitkan dengan Tan Kian.

“Tanahnya masih berjalan dieksekusi sehingga dalam proses penegakan hukum tidak ada sesuatu yang bisa dihilangkan apabila rekan-rekan mengikuti secara utuh dan menganalisis setiap fakta yang telah terungkap,” tuturnya.

Menurut Febrie, penyelesaian perkara tersebut memerlukan waktu karena seluruh proses hukum harus dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dan penyelesaiannya tentunya tidak sesaat, ada proses yang begitu panjang,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Tan Kian masih berstatus sebagai saksi dan belum ada keterangan resmi dari penyidik mengenai adanya perubahan status hukum terhadap yang bersangkutan dan Proses penyidikan masih terus berlangsung.(asy*).

Berita Terkait

Laka Lantas Truk Molen Diduga Rem Blong  Di Bekasi 6 Orang Tewas, 6 Luka-luka
Cegah Penyalahgunaan Narkoba Kapolri Larangan Polisi Gunakan Rokok Elektrik
KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai
Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI
Ibu Kandung Ditemukan Meninggal, Anak yang Berstatus Polisi Kini Ditahan
Ladang Ganja Seluas 18 Hektare Terungkap di Aceh Utara, BNN Amankan Empat Orang
TNI AL Bongkar Aksi Penyelundupan Emas Rp2,9 Miliar, Petugas Temukan 3 Benda Mencurigakan
Polisi Bongkar 3 Kasus Solar Subsidi di Padang, Puluhan Jeriken Jadi Barang Bukti!
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:56 WIB

Laka Lantas Truk Molen Diduga Rem Blong  Di Bekasi 6 Orang Tewas, 6 Luka-luka

Senin, 2 November 2026 - 05:45 WIB

Cegah Penyalahgunaan Narkoba Kapolri Larangan Polisi Gunakan Rokok Elektrik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:39 WIB

KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Ibu Kandung Ditemukan Meninggal, Anak yang Berstatus Polisi Kini Ditahan

Berita Terbaru

Peserta Talkshow Lingkungan diselenggarakan Bank Sampah Sahabat Alam (BSSA) Ft: Dok: BSSA

Sungai Penuh

Saatnya Pemuda Bergerak Selamatkan Bumi

Senin, 2 Nov 2026 - 09:27 WIB

Wawako Azahar Hamzah, Ceo Toko Ensd Garuda, serangkaian kegiatan Funrun meraton 5 K dan 10 K serangkaian peringatan HUT  Ke-18 Kota Sungai Penuh yang digelar dilapangan Merdeka Sungai Penuh  Minggu 1 Noprmber 2026 diikuti 500 peserta dari masyarakat dan berbagai komonitas.

Sport

Berita poto kegiatan Funrun

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:26 WIB