Terbuka Peluang Bekerja ke Jepang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama usai pertemuan yang membahas peluang bekerja di Jepang bagi lulusan UNP Padang.

Foto bersama usai pertemuan yang membahas peluang bekerja di Jepang bagi lulusan UNP Padang.

Padang, jentik.id–Pemerintah Kota Padang memperkuat langkah kerja sama pendidikan dengan Jepang. Wali Kota Padang, Fadly Amran, membahas rencana tersebut bersama President Director Career Planning Co. Ltd Japan, Mr. Makino, dalam pertemuan di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa (14/4).

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas rencana pengembangan konsep sister city antara Kota Padang dan Okayama. Fadly Amran mendorong kerja sama ini agar berjalan lebih konkret melalui kolaborasi antara Universitas Negeri Padang (UNP) dan Okayama University. Kedua kampus akan mengembangkan program double degree, memperluas akses beasiswa, serta membuka peluang kerja profesional bagi lulusan di Jepang.

Fadly Amran menegaskan Pemko Padang siap mendukung penuh kerja sama tersebut. Ia menyatakan pemerintah kota akan menyiapkan skema beasiswa penuh bagi mahasiswa yang mengikuti program tersebut.

Baca Juga :  DPRD Kota Padang Akhirnya Setujui LKPj Walikota Tahun 2025

“UNP sudah menjalin kerja sama dengan Okayama University, dan pemerintah kota siap memfasilitasi full funded scholarship, termasuk laptop, biaya hidup, makan minum, hingga dormitory,” ujar Fadly.

Di sisi lain, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Hubungan Internasional UNP, Deski Berri, menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk menjawab tantangan pengangguran lulusan perguruan tinggi. Ia menilai program ini membuka jalur nyata bagi alumni untuk bekerja secara profesional di Jepang.

“Kerja sama ini kami sambut baik karena membuka peluang alumni UNP bekerja di Jepang secara profesional sekaligus membantu menekan angka pengangguran terdidik,” kata Deski Berri.

Baca Juga :  Jamaah Surau Sahabih Raso vs Mantan Calon Wakil Walikota Payakumbuh Berakhir Damai

Career Planning Co. Ltd Japan, sebagai perusahaan fasilitator tenaga kerja, juga melihat potensi besar dari tenaga kerja Indonesia. Perusahaan ini menilai pekerja Indonesia memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap budaya dan lingkungan kerja di Jepang.

Melalui kolaborasi ini, Pemko Padang, UNP, dan mitra Jepang menargetkan penguatan sumber daya manusia, perluasan akses pendidikan internasional, serta peningkatan kesempatan kerja bagi generasi muda Padang. Upaya ini juga memperkuat posisi Padang sebagai kota yang aktif membangun jejaring global di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan. (*/syam)

Berita Terkait

Heboh Penemuan Mayat di Batang Agam, Identitas Korban Akhirnya Terbuka
Istri Kepala Daerah se-Sumbar Bertemu di Solsel, Ini yang Mereka Bicarakan
Demi Keselamatan! KAI Sumbar Tutup Perlintasan Liar di Paulimah–Indarung
Andre Rosiade vs Mahasiswa! Ini Fakta 86% Anggaran MBG Mengalir ke Rakyat
DPRD Kota Padang Akhirnya Setujui LKPj Walikota Tahun 2025
Spanduk Kumuh dan Ilegal Dicopot
PERADI Bantu Sumbar Rp1,6 Miliar untuk Pemulihan Bencana
Realisasi PAD Kota Padang Triwulan I 2026 Lampaui Target
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:04 WIB

Terbuka Peluang Bekerja ke Jepang

Senin, 13 April 2026 - 11:00 WIB

Heboh Penemuan Mayat di Batang Agam, Identitas Korban Akhirnya Terbuka

Jumat, 10 April 2026 - 15:00 WIB

Istri Kepala Daerah se-Sumbar Bertemu di Solsel, Ini yang Mereka Bicarakan

Kamis, 9 April 2026 - 20:00 WIB

Demi Keselamatan! KAI Sumbar Tutup Perlintasan Liar di Paulimah–Indarung

Kamis, 9 April 2026 - 18:00 WIB

Andre Rosiade vs Mahasiswa! Ini Fakta 86% Anggaran MBG Mengalir ke Rakyat

Berita Terbaru

Wako Alfin audiensi bersama Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia di Kementerian Kesehatan RI, Selasa (14/04/2026).

Kesehatan

Alfin Audiensi ke Kemenkes, Bahas Layanan Kesehatan

Rabu, 15 Apr 2026 - 17:30 WIB

Dok: Fin News

Nasional

Program Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran?

Rabu, 15 Apr 2026 - 16:28 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bertemu Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev.Foto: Dok. Kementerian ESDM

Internasional

Indonesia Gandeng Rusia, Pasokan Minyak dan LPG Siap Mengalir

Rabu, 15 Apr 2026 - 13:00 WIB