Tampa Satu Sempipun 6.088 Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Aksi Demo Mahasiswa di Jakarta

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sebanyak 6.088 personel gabungan diterjunkan dalam operasi pengamanan tersebut. Jumlah itu terdiri dari 500 personel TNI, 1.000 personel Korps Brimob Polri, 200 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Korps Sabhara, 3.802 personel Polda Metro Jaya, dan 586 personel Polres Metro Jakarta Pusat.Kapolda Mentro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri telah menginstruksikan seluruh personel untuk bersikap sabar, humanis dan tidak satupun personel penganansn membawa senjata api ( sempi)

sebanyak 6.088 personel gabungan diterjunkan dalam operasi pengamanan tersebut. Jumlah itu terdiri dari 500 personel TNI, 1.000 personel Korps Brimob Polri, 200 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Korps Sabhara, 3.802 personel Polda Metro Jaya, dan 586 personel Polres Metro Jakarta Pusat.Kapolda Mentro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri telah menginstruksikan seluruh personel untuk bersikap sabar, humanis dan tidak satupun personel penganansn membawa senjata api ( sempi)

Jakarta, jentik.id – Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 6.088 personel gabungan TNI-Polri untuk mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di sejumlah titik di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Dalam pengamanan tersebut, seluruh personel ditekankan untuk tidak membawa senjata api dan mengedepankan pendekatan humanis.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi oleh mahasiswa dapat berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Termasuk penekanan dari Bapak Kapolda Metro Jaya, tidak ada petugas TNI maupun Polri yang membawa senjata api dalam pelaksanaan pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum ini,” ujar Budi usai apel pengamanan di kawasan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau para mahasiswa yang menyampaikan aspirasi agar tetap menjaga ketertiban dan menghormati pengguna jalan lainnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Sinergi, Kapolres Kerinci Gelar Coffee Morning Bahas Situasi Kamtibmas Bersama Kalangan Pers

“Kami mengajak adik-adik mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dengan baik serta bersama-sama menghormati hak pengguna jalan lainnya,” katanya.

Budi menjelaskan, sebanyak 6.088 personel gabungan diterjunkan dalam operasi pengamanan tersebut. Jumlah itu terdiri dari 500 personel TNI, 1.000 personel Korps Brimob Polri, 200 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Korps Sabhara, 3.802 personel Polda Metro Jaya, dan 586 personel Polres Metro Jakarta Pusat.

Menurutnya, terdapat empat titik utama yang menjadi fokus pengamanan, yakni kawasan Gedung DPR/MPR RI, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Patung Kuda Arjuna Wiwaha, dan kawasan Cikini Raya.

“Kegiatan pengamanan meliputi wilayah seputaran DPR/MPR RI, Bundaran HI, Patung Kuda, serta Cikini Raya,” jelasnya.

Polda Metro Jaya memastikan kehadiran aparat keamanan bertujuan untuk memberikan perlindungan terhadap hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

Baca Juga :  Heboh di Monas! Peserta Aksi Dukung MBG Akui Terima Uang dan Wajan Baru

“Penyampaian aspirasi kepada publik dilindungi oleh undang-undang. Kehadiran petugas Polri dan TNI dalam pengamanan ini untuk menjamin agar aspirasi yang disampaikan mahasiswa dapat tersampaikan dengan baik,” tambah Budi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri telah menginstruksikan seluruh personel untuk bersikap sabar, humanis, dan tidak mudah terpancing provokasi selama menjalankan tugas.

“Tadi kita mendengarkan arahan Bapak Kapolda Metro Jaya yang menekankan bahwa petugas yang melaksanakan pengamanan penyampaian aspirasi harus sabar, humanis, dan tidak terprovokasi,” ujarnya

Setelah rangkaian aksi berakhir, massa demonstran secara bertahap membubarkan diri dengan tertib.

Aparat keamanan bersama petugas kebersihan kemudian melakukan pembersihan area demonstrasi guna mengembalikan kondisi lokasi seperti semula.

Pengamanan yang berlangsung sepanjang hari tersebut berjalan kondusif tanpa adanya laporan gangguan keamanan yang signifikan.(asy*)

Berita Terkait

Polres Kerinci Ngopi Bareng Warga, Serap Aspirasi Dan Perkuat Kamtibmas
Inggris Imbau Warga Siapkan Stok Makanan dan Air, Antisipasi Ancaman Keamanan hingga 2030
Kapolres Kerinci Beri Penghargaan kepada 11 Personel Berprestasi dan Berdidikasi 
Pimpin Apel Perdana, Kapolda Jambi Tekankan Integritas, Disiplin, dan Profesionalisme Personel
Tradisi Pedang Pora Pisah SambutKapolres Gunungkidul, AKBP Rosana Albertina Polwan Pertama Tongkat Komando Polres Gunungkidul.
Iran Peringatkan AS, Perang Bisa Meluas hingga Samudra Hindia
Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI Di Saudi Pascaserangan Houthi
Utamakan Keselamatan, Kasat Lantas Polres Kerinci Imbau Masyarakat Taat Aturan Berlalu Lintas
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Polres Kerinci Ngopi Bareng Warga, Serap Aspirasi Dan Perkuat Kamtibmas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Inggris Imbau Warga Siapkan Stok Makanan dan Air, Antisipasi Ancaman Keamanan hingga 2030

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Kapolres Kerinci Beri Penghargaan kepada 11 Personel Berprestasi dan Berdidikasi 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Pimpin Apel Perdana, Kapolda Jambi Tekankan Integritas, Disiplin, dan Profesionalisme Personel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Tradisi Pedang Pora Pisah SambutKapolres Gunungkidul, AKBP Rosana Albertina Polwan Pertama Tongkat Komando Polres Gunungkidul.

Berita Terbaru