Iran Tegaskan Tak Gentar Hadapi AS: “Kami Bukan Venezuela”

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan negaranya tidak tunduk pada AS, Iran  bukan Venezuela yang dapat dipaksa menyerah melalui operasi militer atau pergantian rezim.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan negaranya tidak tunduk pada AS, Iran bukan Venezuela yang dapat dipaksa menyerah melalui operasi militer atau pergantian rezim.

Teheran, jentik.id – Pemerintah Iran menegaskan tidak akan tunduk terhadap tekanan militer Amerika Serikat (AS). Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan negaranya bukan Venezuela yang dapat dipaksa menyerah melalui operasi militer atau pergantian rezim.

Dalam wawancara dengan Mehr News Agency yang turut dikutip NDTV dan The Times of India, Senin (20/7/2026), Araghchi membantah anggapan bahwa Teheran dapat dipaksa tunduk melalui ancaman militer dari Washington.

Baca Juga :  Trump Terang-terangan Incar Minyak Iran, Ketegangan Global Kian Memanas

Araghchi membandingkan kondisi politik Iran dengan Venezuela. Menurutnya, struktur pemerintahan Iran berbeda karena tidak bergantung pada satu figur pemimpin, sehingga upaya menyingkirkan satu orang tidak akan menyebabkan runtuhnya Republik Islam Iran.

“Ini bukan Venezuela, di mana ketika Anda menangkap satu orang, kemudian semua orang menjadi takut dan mundur,” tegas Araghchi.

Ia menjelaskan, sistem kepemimpinan di Iran dibangun dengan mekanisme pengambilan keputusan yang terintegrasi dan melibatkan berbagai institusi negara, sehingga tetap mampu menjaga stabilitas nasional di tengah tekanan eksternal.

Baca Juga :  Kapolres Kerinci Desak Disperindag Terbitkan SE SOP Pengisian BBM Bersubsidi

Pernyataan tersebut juga menjadi respons atas sejumlah pernyataan keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sebelumnya mengancam Iran dan menilai tekanan militer dapat memaksa Teheran mengubah sikapnya.

Melalui pernyataannya, Araghchi menegaskan bahwa Iran tidak akan terintimidasi oleh ancaman tersebut dan akan tetap mempertahankan kedaulatan serta 8sistem pemerintahannya.(asy*)

Berita Terkait

Jenazah Pilot PT AMA Air yang Tewas Dalam Penyerangan OPM Di Yahukimo Berhasil  Dievakuasi TNI 
IRGC Tegaskan Akan Hancurkan Negara Yang Izinkan Fasilitas Wilayahnya Digunakan untuk Menyerang Iran
AS Kembali Serang Iran di Tengah Negosiasi Gencatan Senjata, Teheran Siagakan Pasukan
Lima Pemicu Utama Emosi Pengemudi di Jalan Raya, Abaikan  Menyalakan  Lampu Sein 
Iran Diduga Serang Kapal Berbendera Singapura di Selat Hormuz Nasib ABK Belum Diketahui
LSM Pedas Datangi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci, Sampaikan Delapan Tuntutan dan Desak Penghentian Praktik Percaloan
Delegasi Perundingan Iran Bersandi “Minab 168” Tiba di Swiss 
14 Poin Isi Kesepakatan AS-Iran Akhiri Perang 60 Hari Kedepan Masih Labil, Israel Tidak Terikat Perjanjian
Berita ini 15 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 15:28 WIB

Iran Tegaskan Tak Gentar Hadapi AS: “Kami Bukan Venezuela”

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jenazah Pilot PT AMA Air yang Tewas Dalam Penyerangan OPM Di Yahukimo Berhasil  Dievakuasi TNI 

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:17 WIB

IRGC Tegaskan Akan Hancurkan Negara Yang Izinkan Fasilitas Wilayahnya Digunakan untuk Menyerang Iran

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:48 WIB

AS Kembali Serang Iran di Tengah Negosiasi Gencatan Senjata, Teheran Siagakan Pasukan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:01 WIB

Lima Pemicu Utama Emosi Pengemudi di Jalan Raya, Abaikan  Menyalakan  Lampu Sein 

Berita Terbaru