Cabai Rawit Tembus Rp90 Ribu, DPRD Jambi Dorong Sidak Pasar Intensif

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Pasar Murah Nasional secara serentak di berbagai daerah

Gerakan Pasar Murah Nasional secara serentak di berbagai daerah

JAMBI, jentik.id Pemerintah menggelar Gerakan Pasar Murah Nasional menjelang Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan berlangsung di Kota Jambi, tepatnya di CitraLand NGK, Jumat (13/2/2026). Wakil Ketua II DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan, hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan dukungan legislatif untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan, ketika konsumsi masyarakat meningkat.

Panitia kegiatan memaparkan data harga dan menunjukkan sebagian besar kebutuhan pokok di Jambi masih stabil. Meski begitu, pemerintah terus memantau 18 komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan.

Baca Juga :  Kisi-Kisi Putusan 10 Terdakwa dan Fakta Sidang Korupsi 41 Pokir PJU Oknum DPRD Kerinci

Cabai rawit menjadi sorotan setelah harganya melonjak dari Rp47 ribu menjadi Rp90 ribu per kilogram. Samsul meminta pemerintah segera mengambil langkah cepat agar kenaikan tidak terus berlanjut dan membebani masyarakat. Ia menjelaskan cuaca, distribusi, dan pasokan sering mendorong lonjakan harga, terutama menjelang Ramadan.

DPRD juga mendorong pemerintah daerah meningkatkan sidak pasar. Langkah ini bertujuan mengawasi distribusi dan mencegah spekulasi harga. Samsul menekankan pentingnya pengawasan rutin agar selisih harga tetap terkendali.

Baca Juga :  Gelombang Pertama Haji Jambi Dimulai, 435 Jemaah Langsung Diberangkatkan

Data Gerakan Pangan Murah (GPM) menunjukkan harga di Sarolangun dan Merangin lebih stabil dibandingkan Kota Jambi. Perbedaan hanya terlihat pada komoditas kedelai dengan selisih tipis.

Pemerintah memanfaatkan program pasar murah untuk menekan gejolak harga. Program ini memangkas rantai distribusi sehingga masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. Dengan pengawasan konsisten, pemerintah dapat menjaga stabilitas harga menjelang Ramadan. (rull*)

Berita Terkait

Anjlok Dibanding Tahun Lalu! 1.397 Mahasiswa Berebut Beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026
PWI Provinsi Jambi Kukuhkan Pengurus Antar Waktu, Ketum PWI Ajak Jaga Persatuan dan Kekompakan Organisasi
Ketegangan Pecah di DPRD Jambi, Mahasiswa dan Polisi Sempat Saling Dorong
Jambi Lumpuh Akibat Blackout, DPRD Usulkan Skema Kompensasi untuk UMKM
Geger Mayat Mengambang di Sungai Batang Tebo, Diduga Terkait Pengejaran Bandar Narkoba
Tiga Pekerja Meregang Nyawa di Tongkang Sungai Batanghari, Diduga Keracunan Gas
Baru 3 Hari Dilantik, Puluhan Kepsek di Muaro Jambi Serentak Mundur, Ini Penyebabnya
Puluhan Pelajar SMKN 1 Kota Jambi Muntah Usai Santap MBG
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:51 WIB

Anjlok Dibanding Tahun Lalu! 1.397 Mahasiswa Berebut Beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:35 WIB

PWI Provinsi Jambi Kukuhkan Pengurus Antar Waktu, Ketum PWI Ajak Jaga Persatuan dan Kekompakan Organisasi

Senin, 15 Juni 2026 - 19:53 WIB

Ketegangan Pecah di DPRD Jambi, Mahasiswa dan Polisi Sempat Saling Dorong

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:43 WIB

Jambi Lumpuh Akibat Blackout, DPRD Usulkan Skema Kompensasi untuk UMKM

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:41 WIB

Geger Mayat Mengambang di Sungai Batang Tebo, Diduga Terkait Pengejaran Bandar Narkoba

Berita Terbaru