PPATK Temukan Anomali Dana SPPG, Rekening Bisa Cair 13 Kali dalam Sebulan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana menyampaikan paparan pada rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana menyampaikan paparan pada rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (

JAKARTA, jentik.id – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan dugaan kejanggalan dalam pencairan dana pada sejumlah rekening virtual account (VA) milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan beberapa SPPG mencairkan dana jauh lebih sering daripada ketentuan yang berlaku. Selain itu, pencairan baru tetap dilakukan meski dana sebelumnya belum digunakan secara optimal.

Menurut Ivan, Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan pencairan dana setiap 10 hari atau sekitar dua hingga tiga kali dalam sebulan. Namun, PPATK menemukan sejumlah rekening melakukan pencairan lebih dari tiga kali, bahkan mencapai 13 kali dalam satu bulan dengan nilai yang berbeda-beda.

Baca Juga :  Rumah Jampidsus Digeledah dalam Kasus Batu Bara PLN, Febrie Minta Publik Tunggu Hasil Penyidikan

PPATK juga menemukan sejumlah SPPG mengajukan pencairan baru sebelum menghabiskan dana yang telah diterima sebelumnya. Akibatnya, sebagian dana hanya mengendap di rekening virtual account hingga akhir tahun anggaran.

Bahkan, beberapa rekening tidak menggunakan dana sama sekali sebelum akhirnya mengembalikan seluruh saldo pada akhir tahun.

Ivan menilai pola tersebut menunjukkan ketidaksesuaian antara perencanaan anggaran dan realisasi penggunaan dana di lapangan. Karena itu, PPATK terus mendalami temuan tersebut bersama pihak terkait.

BGN Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap dugaan keterlibatan oknum internal dalam pengiriman dana ke rekening SPPG yang bermasalah.

Baca Juga :  Kejagung Periksa Kajari Karo Buntut Polemik Kasus Amsal

BGN menemukan anomali setelah memeriksa ribuan rekening virtual account milik SPPG. Hasil pemeriksaan menunjukkan 414 SPPG memiliki indikasi kejanggalan, mulai dari rekening ganda hingga rekening yang menerima dana meski dapur pelayanan belum beroperasi.

Saat ini, BGN masih menelusuri penyebab munculnya anomali tersebut. Sudaryono menyebut timnya mendalami dua kemungkinan, yakni adanya dugaan tindak pidana atau upaya meningkatkan angka serapan anggaran.

Pemerintah memastikan proses penelusuran terus berjalan untuk mengetahui penyebab pasti sekaligus menjaga akuntabilitas pengelolaan dana program pemenuhan gizi. (nr*)

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Bengkulu Hermanto Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong
AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil
Anggota Komisi VI DPR Minta Kemendag Tindak Tegas Praktik Mark Up Harga Masker
Anggota Komisi III Tak Ingin RUU Perampasan Aset Jadi Kendaraan Kriminalisasi
Kecelakaan Beruntun Di Kembangan Jakbar, Tiga Orang Tewas Satu Keluarga.
Legislator PDIP Gus Falah Dukung Proses Hukum Kasus Keracunan MBG
Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh Tiga Modus SPJ Fiktif, Mark-Up Hingga Pencairan Tanpa Verifikasi
Aipda Aviv Muharman Dipecat dari Polres Bungo, Kapolres Beri Peringatan Keras ke Anggota
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:26 WIB

Ketua DPRD Kota Bengkulu Hermanto Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong

Jumat, 11 September 2026 - 11:08 WIB

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

Anggota Komisi VI DPR Minta Kemendag Tindak Tegas Praktik Mark Up Harga Masker

Rabu, 9 September 2026 - 11:47 WIB

Anggota Komisi III Tak Ingin RUU Perampasan Aset Jadi Kendaraan Kriminalisasi

Minggu, 6 September 2026 - 16:43 WIB

Kecelakaan Beruntun Di Kembangan Jakbar, Tiga Orang Tewas Satu Keluarga.

Berita Terbaru

Ilustrasi kapal China. Foto:  HO / HANDOUT / AFP

Internasional

AI Keliru Beri Intelijen, AS Nyaris Intersepsi Kapal China

Senin, 21 Sep 2026 - 15:21 WIB

Harga Beras kebutuhan pokok masyarakat Mengalami Kenaikan.

Ekonomi

Kebutuhan Dasar Masyarakat Beras Harga Naik,Tembus 12 Persen

Senin, 21 Sep 2026 - 12:52 WIB