Hasil CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Diumumkan, Segera Cek Nama Anda dan Jadwal Tahap Berikutnya

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026 resmi diumumkan

Hasil CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026 resmi diumumkan

JAKARTA, jentik.id – Pemerintah mulai mengumumkan hasil Seleksi Kompetensi Computer Assisted Test (CAT) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Sekolah Rakyat Tahun Anggaran 2026 sejak 31 Juli 2026.

Pengumuman ini menjadi tahapan penting dalam proses rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat. Peserta yang telah mengikuti ujian CAT kini dapat mengecek status kelulusan melalui akun resmi SSCASN.

Cara Cek Hasil CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026

Peserta dapat melihat hasil seleksi secara online dengan langkah berikut:

  • Buka laman https://sscasn.bkn.go.id.
  • Login menggunakan NIK dan kata sandi akun SSCASN.
  • Masukkan kode CAPTCHA.
  • Klik Masuk.
  • Buka menu Resume atau Status Pendaftaran.
  • Sistem akan menampilkan status kelulusan jika hasil sudah tersedia.
Baca Juga :  MBG Ubah Cara Sajian, BGN Uji Coba Prasmanan di Sekolah

Pemerintah mengimbau peserta agar hanya menggunakan portal resmi SSCASN untuk menghindari informasi yang tidak valid.

Tahapan Setelah Lulus CAT

Peserta yang lolos Seleksi Kompetensi CAT akan mengikuti Seleksi Kompetensi Tambahan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.

Karena itu, peserta perlu memantau pengumuman resmi secara berkala agar tidak melewatkan setiap tahapan seleksi maupun proses administrasi.

Jadwal PPPK Sekolah Rakyat 2026

Berikut jadwal lanjutan seleksi PPPK Sekolah Rakyat Tahun Anggaran 2026:

  • 31 Juli 2026: Pengumuman hasil Seleksi Kompetensi CAT.
  • 1–3 Agustus 2026: Penjadwalan Seleksi Kompetensi Tambahan.
  • 4 Agustus 2026: Pengumuman jadwal Seleksi Kompetensi Tambahan.
  • 5–14 Agustus 2026: Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Tambahan.
  • 15–21 Agustus 2026: Pengolahan nilai Seleksi Kompetensi Tambahan.
  • 22 Agustus 2026: Pengumuman hasil kelulusan.
  • 23 Agustus 2026: Masa sanggah.
  • 23–24 Agustus 2026: Jawaban sanggah.
  • 25–26 Agustus 2026: Pengolahan hasil pasca sanggah.
  • 27 Agustus 2026: Pengumuman pasca sanggah.
  • 28 Agustus–11 September 2026: Pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) dan pemberkasan.
  • 2–16 September 2026: Usul Penetapan Nomor Induk PPPK (NI PPPK).
Baca Juga :  Sebanyak 1.555 Narapidana Pindah ke Lapas Sengeti, Lapas Jambi Disiapkan Jadi Rutan

Selanjutnya, pemerintah meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan sesuai jadwal. Selain itu, peserta juga perlu rutin memantau informasi terbaru melalui portal resmi SSCASN maupun instansi penyelenggara agar tidak tertinggal pengumuman penting. (nr*)

Berita Terkait

KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum
Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3
Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar
Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP
Kepala BGN Klaim Hemat Anggaran MBG Rp44 Triliun, Tutup 2.000 Dapur Bermasalah
BGN Siapkan Pejabat Daerah Setingkat Kapolres hingga Kapolda, Ini Tugasnya
Mentan Amran Bongkar Dugaan Pengalihan Beras SPHP Jadi Premium di Jakarta Timur
OJK Ingatkan Modus Penipuan Kerja Online hingga Love Scam, Masyarakat Diminta Waspada
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kepala BGN Klaim Hemat Anggaran MBG Rp44 Triliun, Tutup 2.000 Dapur Bermasalah

Berita Terbaru