SUNGAI PENUH, jentik.id – Puluhan pelajar tingkat SD dan SMP menunjukkan bakat serta kemampuan berbahasa daerah melalui Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kota Sungai Penuh 2026.
Festival ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menjaga kelestarian Bahasa Kerinci sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal.
Rangkaian FTBI 2026 mencapai puncaknya pada Kamis (29/10/2026) di SMP Negeri 1 Sungai Penuh. Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, hadir menutup kegiatan sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang.
Dalam festival tersebut, para siswa mengikuti berbagai cabang perlombaan yang mengangkat bahasa dan budaya daerah. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan, serta pengetahuan tentang Bahasa Kerinci.
Selain mengejar prestasi, peserta juga memperkuat pemahaman terhadap bahasa ibu. Kegiatan ini sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas budaya masyarakat Kerinci.
Kepala Dinas Pendidikan Bovi Handriyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti FTBI 2026. Ia juga memberikan penghargaan kepada para pelajar yang berhasil meraih juara.
Bovi turut mengucapkan terima kasih kepada guru pendamping dan seluruh pihak yang mendukung kelancaran festival tersebut.
Ia berharap keberhasilan para pemenang dapat memotivasi pelajar lain untuk terus mengasah kemampuan dan mencintai bahasa daerah.
Menurut Bovi, sekolah, guru, dan keluarga perlu bekerja sama untuk mengenalkan Bahasa Kerinci kepada generasi muda.
Perkembangan teknologi dan perubahan pola komunikasi menjadi tantangan bagi kelestarian bahasa daerah. Karena itu, generasi muda perlu mengenal dan menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari.
Sekolah dapat mengambil peran penting dengan mengenalkan Bahasa Kerinci melalui kegiatan pembelajaran maupun aktivitas kebudayaan.
Melalui FTBI 2026, Bovi berharap para pelajar semakin bangga menggunakan bahasa daerah. Ia juga mendorong keluarga dan masyarakat ikut menjaga warisan budaya Kerinci agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. (nr*)









