Sungai Rawan Meluap, Pemkab Pasaman Barat Keluarkan Imbauan Siaga Banjir

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir akibat luapan Sungai Batang Pasaman, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman pada akhir November 2025 lalu. Saat ini masyarakat diminta waspada karena tingginya curah hujan. ANTARA/Altas Maulana.

Banjir akibat luapan Sungai Batang Pasaman, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman pada akhir November 2025 lalu. Saat ini masyarakat diminta waspada karena tingginya curah hujan. ANTARA/Altas Maulana.

Simpang Empat, jentik.id – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mengingatkan warga yang tinggal di tepi sungai agar meningkatkan kewaspadaan karena curah hujan masih tinggi.

Bupati Yulianto menyatakan pemerintah telah menerbitkan surat edaran Nomor 300.2.3/42/BPBD/2026 kepada camat, wali nagari, serta BUMN dan BUMD. Pemerintah meminta seluruh pihak menyampaikan imbauan itu kepada masyarakat.

Pemkab meminta warga tidak membuang sampah ke sungai, tidak mencemari aliran air, dan menunda aktivitas di bantaran sungai. Orang tua juga diminta melarang anak-anak bermain di tepi sungai saat debit air meningkat. Selain itu, pemerintah mengajak masyarakat menanam pohon untuk menjaga lingkungan.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat di Siteba Padang, Rumah Dua Lantai Ludes Dilalap Api

Pemerintah juga meminta wali nagari memasang spanduk peringatan di lokasi rawan banjir agar warga lebih waspada.

Pasaman Barat memiliki sejumlah sungai besar yang kerap meluap saat musim hujan. Di Kecamatan Pasaman, Sungai Batang Pasaman sering menggenangi rumah warga. Di Kecamatan Lembah Melintang, Sungai Batang Sikabau dan Batang Bayang juga rawan banjir.

Selain itu, Sungai Batang Batahan di Kecamatan Ranah Batahan dan Sungai Anak Air Haji di Kecamatan Sungai Aur kerap meluap ketika hujan deras turun. Setiap curah hujan meningkat, air sungai naik dan merendam permukiman sekitar.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Terjang Kerinci, Puting Beliung dan Hujan Deras Hantam Kayu Aro–Gunung Tujuh

Pemkab juga mengingatkan warga yang tinggal di wilayah perbukitan, pegunungan, dan pesisir agar siaga menghadapi potensi longsor dan abrasi. Kecamatan Talamau rawan longsor, sedangkan Pantai Sasak terancam abrasi.

Pemerintah meminta masyarakat tetap siaga menghadapi cuaca ekstrem dan segera melapor jika terjadi tanda-tanda bencana. (nr*)

Berita Terkait

Kunjungi Dharmasraya, Vasko Bawa Bantuan untuk Masjid dan Pelajar
Kebakaran Hebat di Siteba Padang, Rumah Dua Lantai Ludes Dilalap Api
Arus Mudik Lebaran 2026, Jalur Lembah Anai Beroperasi 24 Jam
Wagub Vasko Turun Langsung, Keluarga Hendri Terima Bantuan RTLH Rp25 Juta
Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan Lewat Program Jaksa Sahabat Guru
Ketika Gubernur Mahyeldi Sahur Bersama Warga Miskin
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:00 WIB

Kunjungi Dharmasraya, Vasko Bawa Bantuan untuk Masjid dan Pelajar

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:30 WIB

Kebakaran Hebat di Siteba Padang, Rumah Dua Lantai Ludes Dilalap Api

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:00 WIB

Arus Mudik Lebaran 2026, Jalur Lembah Anai Beroperasi 24 Jam

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:17 WIB

Wagub Vasko Turun Langsung, Keluarga Hendri Terima Bantuan RTLH Rp25 Juta

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:40 WIB

Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan Lewat Program Jaksa Sahabat Guru

Berita Terbaru

Bazar Murah paket sembako di Padang Panjang.

Padang Panjang

Pemko Sediakan Paket Sembako di Bawah Harga Pasar

Senin, 16 Mar 2026 - 21:00 WIB

Rombongan

Padang Panjang

Rombongan “Mama Papa Mudik Gratis” Tiba di Padang Panjang

Senin, 16 Mar 2026 - 20:00 WIB