PADANG PANJANG, jentik.id – Dua siswi SMA Negeri 1 Padang Panjang menorehkan prestasi internasional dalam ajang International Student Competition (ISC) di Kuala Lumpur, Malaysia. Mereka meraih medali perunggu setelah bersaing dengan peserta dari enam negara.
Kedua siswi tersebut, Zhafira Muthie Azzayani (X.2) dan Aisya Athfah Mardhiyah (X.9), mengikuti kompetisi pada 14–15 Februari dalam delapan kategori lomba.
Kepala sekolah, Budi Hermawan, menyebut ISC sebagai kompetisi ilmiah internasional yang digelar Universiti Putra Malaysia. Panitia membuka ajang ini untuk pelajar SMA hingga mahasiswa melalui seleksi esai bertema Global Synergy for Sustainable Development. Finalis kemudian mengikuti babak presentasi secara luring.
Pada kategori Health, Muthie dan Aisya menjadi satu-satunya peserta SMA dari Indonesia. Mereka menghadapi mahasiswa dari berbagai universitas kedokteran dan kesehatan. Meski demikian, keduanya tampil percaya diri saat mempresentasikan esai berjudul “CatechiPop – A Leaf to Lollipop: Innovation Redefining Gambir Leaf for Sustainable Health.”
Melalui karya itu, mereka mengolah daun gambir menjadi permen lollipop sebagai alternatif camilan sehat. Inovasi tersebut bertujuan membantu mengontrol gula darah sekaligus mengangkat potensi lokal dalam perspektif kesehatan berkelanjutan.
Muthie yang berpengalaman di lomba karya ilmiah menggandeng Aisya yang menguasai farmasi dan desain. Kolaborasi riset, ide, dan visual itu mengantarkan mereka meraih Bronze Medal.
Keduanya mengaku terharu atas capaian tersebut. Mereka menilai dukungan kepala sekolah dan guru mendorong mereka berani tampil di tingkat internasional.
Meski belum meraih emas, mereka tetap bangga. Kompetisi ini melatih kemampuan presentasi bahasa Inggris dan memperluas pengalaman bersaing dengan mahasiswa dari berbagai negara.
“Semoga prestasi ini menginspirasi generasi muda Padang Panjang untuk berani bermimpi dan melangkah lebih jauh,” ujar mereka. (nr*)









