Bank Jambi Belum Pulih, DPRD Minta THR ASN Disalurkan Langsung Melalui OPD

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Adharianto

Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Adharianto

SUNGAI PENUH, jentik.idAnggota DPRD Kota Sungai Penuh, Adharianto, meminta pemerintah daerah bersama Bank Jambi mempertimbangkan skema pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN melalui bendahara gaji di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Usulan ini muncul karena layanan ATM dan mobile banking Bank Jambi belum berfungsi normal. Kondisi tersebut membuat banyak ASN kesulitan mengakses layanan perbankan.

Adharianto mengatakan pihaknya menerima berbagai keluhan dari ASN yang terpaksa datang langsung ke bank untuk menarik gaji maupun tunjangan. Situasi ini memicu antrean panjang di kantor bank.

Baca Juga :  Lagi, Anak 5 Tahun Tewas di Tambak Udang Padang Pariaman, WALHI Minta Penutupan

Menurutnya, antrean tidak hanya diisi Pegawai Negeri Sipil (PNS), tetapi juga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu. Kondisi ini berpotensi mengganggu pelayanan publik di instansi masing-masing.

Adharianto mendorong Badan Keuangan Daerah Kota Sungai Penuh segera berkoordinasi dengan Bank Jambi untuk mencari solusi yang lebih efektif. Ia menilai penyaluran THR dan TPP melalui bendahara gaji di OPD dapat mengurangi antrean dan mempermudah pegawai.

Baca Juga :  Arus Mudik Lebaran 2026, Pemprov Sumbar Berlakukan Sistem One Way di Lembah Anai

Selain itu, ia menegaskan skema tersebut tidak akan merugikan pihak bank. Menurutnya, pembayaran THR dan TPP tidak berkaitan langsung dengan kewajiban pinjaman ASN di Bank Jambi.

DPRD berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat agar kebutuhan ASN menjelang Lebaran dapat terpenuhi tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat. (nr*)

Berita Terkait

Bayi G Kembali ke Pelukan Ibu, Polisi Dalami Dugaan Penjualan Anak Rp20 Juta
TNI Percepat Pembangunan 35.334 Koperasi Desa Merah Putih, Target Rampung Agustus 2026
Polda Jambi Periksa 13 Saksi untuk Ungkap Kematian Brigadir Eko Winarno Saputra
Wako Alfin Perjuangkan Kepastian Batas Kawasan Hutan, Bukit Khayangan Jadi Prioritas
Kesal Hanya Diberi Rp5 Ribu, Karyawan di Jambi Nekat Bawa Kabur Motor Bos
Nagari Ramai-ramai Tolak Tol Sicincin-Bukittinggi
Lansia di Talang Bakung Dibekap dan Dirampok, Polisi Berhasil Ringkus Sejoli Pelaku
Fortuner Diduga Hilang Kendali, IRT Tewas Usai Motor yang Dikendarainya Ditabrak di Telanaipura
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:47 WIB

Bayi G Kembali ke Pelukan Ibu, Polisi Dalami Dugaan Penjualan Anak Rp20 Juta

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:59 WIB

TNI Percepat Pembangunan 35.334 Koperasi Desa Merah Putih, Target Rampung Agustus 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29 WIB

Polda Jambi Periksa 13 Saksi untuk Ungkap Kematian Brigadir Eko Winarno Saputra

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:02 WIB

Wako Alfin Perjuangkan Kepastian Batas Kawasan Hutan, Bukit Khayangan Jadi Prioritas

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kesal Hanya Diberi Rp5 Ribu, Karyawan di Jambi Nekat Bawa Kabur Motor Bos

Berita Terbaru