Skandal Terkuak! Warga Muaro Jambi Serbu dan Rusak Rumah Tauke Sawit

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUMAH DIRUSAK - Potret rumah tauke sawit di Desa Pematang Raman, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi yang dirusak warga, Minggu (29/3/2026).

RUMAH DIRUSAK - Potret rumah tauke sawit di Desa Pematang Raman, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi yang dirusak warga, Minggu (29/3/2026).

Muaro Jambi, jentik.id – Warga Desa Pematang Raman, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi merusak rumah tauke sawit berinisial S alias Bujang setelah isu perselingkuhan dengan perempuan bersuami berinisial D mencuat.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (25/3/2026) dini hari ketika suami perempuan tersebut bekerja di luar rumah. Isu hubungan terlarang itu cepat menyebar di tengah warga dan memicu kemarahan karena melanggar norma adat serta moral setempat.

Sekretaris Desa Pematang Raman, Arjiansyah, membenarkan kejadian ini. Ia menyebut keluarga pihak perempuan langsung mencari keduanya hingga menemukan mereka di sebuah rumah di seberang jalan.

Baca Juga :  Dicegat Mahasiswa di Jambi, Gibran Langsung Perintahkan Usut Stockpile Batu Bara di Candi Muaro Jambi

Keluarga kemudian memanggil warga sekitar hingga massa berkumpul di lokasi. Warga selanjutnya menggelar sidang adat di balai desa pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Namun, S tidak menghadiri sidang adat tersebut. Ketidakhadirannya memicu kekecewaan warga hingga suasana memanas. Massa lalu bergerak menuju rumahnya dengan tujuan mengusirnya dari desa.

Saat tiba di lokasi, warga tidak menemukan S. Emosi warga memuncak dan mendorong mereka merusak bagian rumah, seperti kanopi, pintu, dan jendela.

Baca Juga :  Tiga Pekerja Meregang Nyawa di Tongkang Sungai Batanghari, Diduga Keracunan Gas

Kapolsek Kumpeh, Iptu Aris Israwan, membenarkan kejadian ini, termasuk video yang beredar di media sosial. Ia menyatakan massa melakukan perusakan setelah sidang adat berlangsung ricuh.

Kini rumah tersebut kosong. Kerusakan terlihat pada beberapa bagian, seperti kanopi roboh, pintu rusak, dan kaca jendela pecah. Polisi terus memantau situasi untuk menjaga keamanan wilayah. (nr*)

 

Berita Terkait

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Kehidupan Produktif Di Lingkungan Asrama Polres
6.516 Hektare Lahan Terbakar di Kaltim, 33 Tersangka Jadi Sasaran Penegakan Hukum
Karhutla Meluas, TNI AU Kerahkan 11 Pesawat Angkut untuk Padamkan Kebakaran
Kapolres Kerinci Tinjau BLK, Dorong Peningkatan Keterampilan Dan Peluang Kerja Bagi Generasi Muda
Wawako Azhar Hadiri HUT ke-27 Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Daerah
Polda Riau Sita 35 Kg Sabu Senilai Rp62,9 Miliar, Jaringan Malaysia Sasar Tiga Provinsi
BAZNAS Pariaman Bantu Pemulung Bangkit, Bentor Jadi Modal Cari Rezeki Lebih Mudah
Turun Langsung Bersihkan Kota! Wako Alfin dan Wawako Azhar Ajak Warga Kompak Gelar Goro Akbar
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Kehidupan Produktif Di Lingkungan Asrama Polres

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Karhutla Meluas, TNI AU Kerahkan 11 Pesawat Angkut untuk Padamkan Kebakaran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Kapolres Kerinci Tinjau BLK, Dorong Peningkatan Keterampilan Dan Peluang Kerja Bagi Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Wawako Azhar Hadiri HUT ke-27 Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Polda Riau Sita 35 Kg Sabu Senilai Rp62,9 Miliar, Jaringan Malaysia Sasar Tiga Provinsi

Berita Terbaru