Polda Jambi Periksa 13 Saksi untuk Ungkap Kematian Brigadir Eko Winarno Saputra

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABID HUMAS Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, mengatakan ada 13 saksi lain diperiksa Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jambi, Kamis (23/7/2026).

KABID HUMAS Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, mengatakan ada 13 saksi lain diperiksa Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jambi, Kamis (23/7/2026).

JAMBI, jentik.id – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jambi memeriksa 13 saksi guna mengungkap penyebab kematian Brigadir Polisi Eko Winarno Saputra, anggota Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Kamis (23/7/2026).

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, mengatakan penyidik terus mendalami kasus tersebut. Mabes Polri juga memberikan perhatian penuh terhadap proses penyelidikan.

“Ditreskrimum dan Bidpropam sedang memeriksa 13 saksi. Kami masih melanjutkan pemeriksaan secara maraton,” ujar Erlan.

Sebanyak delapan saksi berasal dari masyarakat, terdiri atas keluarga korban, dokter yang menangani Brigadir Eko, serta warga di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, penyidik juga memeriksa lima personel Polres Tanjung Jabung Timur yang mengetahui rangkaian peristiwa sebelum korban meninggal.

Erlan menambahkan, Bareskrim Polri, Irwasum Mabes Polri, dan Divisi Propam Mabes Polri ikut memantau jalannya penyelidikan.

Warga Sempat Mendengar Teriakan

Peristiwa itu terjadi di rumah kos milik Brigadir Eko di Lorong Kamboja, Kelurahan Talang Babat, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Sabtu (18/7/2026) dini hari.

Baca Juga :  Puluhan Pelajar SMKN 1 Kota Jambi Muntah Usai Santap MBG

Polisi masih memasang garis polisi di lokasi kejadian. Sementara itu, sebagian warga memilih menunggu hasil penyelidikan dan tidak memberikan banyak komentar.

Namun, seorang warga mengaku mendengar suara menyerupai teriakan sekitar pukul 03.00 WIB. Karena tidak mengetahui asal suara tersebut, ia menganggapnya sebagai kejadian biasa.

Menjelang subuh, warga melihat lampu di bagian depan rumah kos sudah padam. Salah satu pintu kamar juga tampak terbuka. Pagi harinya, warga baru mengetahui Brigadir Eko meninggal dunia.

Datang untuk Memperbaiki Lampu

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Brigadir Eko datang ke rumah kosnya pada malam sebelum kejadian untuk memperbaiki instalasi lampu. Setelah selesai bekerja, ia sempat berbincang dengan beberapa penghuni kos.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi, Wali Kota Sungai Penuh Hadiri Halal Bihalal Gubernur Jambi

Rumah kos itu memiliki empat kamar yang dihuni anggota Polres Tanjung Jabung Timur dan seorang warga sipil.

Tidak lama kemudian, seseorang membawa Brigadir Eko ke RSUD Nurdin Hamzah, Tanjung Jabung Timur.

Keluarga Pertanyakan Penyebab Kematian

Keluarga menerima kabar duka setelah jenazah tiba di rumah duka di Kota Jambi. Saat melihat kondisi jenazah, mereka mengaku menemukan luka di pelipis, lutut, dan beberapa bagian tubuh lainnya.

Karena temuan tersebut, keluarga mempertanyakan penyebab pasti kematian Brigadir Eko. Meski begitu, mereka tetap mempercayakan pengungkapan kasus kepada kepolisian.

Selanjutnya, keluarga memakamkan Brigadir Eko di Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi. Ia meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih kecil.

Hingga kini, penyidik Polda Jambi terus mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk mengungkap penyebab pasti kematian Brigadir Eko Winarno Saputra. (nr*)

Berita Terkait

Safari Jumat ke Pinggir Air, Wako Alfin Serahkan Bantuan Rp5 Juta untuk Masjid Baiturrahim
Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Kehidupan Produktif Di Lingkungan Asrama Polres
6.516 Hektare Lahan Terbakar di Kaltim, 33 Tersangka Jadi Sasaran Penegakan Hukum
Karhutla Meluas, TNI AU Kerahkan 11 Pesawat Angkut untuk Padamkan Kebakaran
Kapolres Kerinci Tinjau BLK, Dorong Peningkatan Keterampilan Dan Peluang Kerja Bagi Generasi Muda
Wawako Azhar Hadiri HUT ke-27 Muaro Jambi, Perkuat Sinergi Daerah
Polda Riau Sita 35 Kg Sabu Senilai Rp62,9 Miliar, Jaringan Malaysia Sasar Tiga Provinsi
BAZNAS Pariaman Bantu Pemulung Bangkit, Bentor Jadi Modal Cari Rezeki Lebih Mudah
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Safari Jumat ke Pinggir Air, Wako Alfin Serahkan Bantuan Rp5 Juta untuk Masjid Baiturrahim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Kehidupan Produktif Di Lingkungan Asrama Polres

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:38 WIB

6.516 Hektare Lahan Terbakar di Kaltim, 33 Tersangka Jadi Sasaran Penegakan Hukum

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Karhutla Meluas, TNI AU Kerahkan 11 Pesawat Angkut untuk Padamkan Kebakaran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Kapolres Kerinci Tinjau BLK, Dorong Peningkatan Keterampilan Dan Peluang Kerja Bagi Generasi Muda

Berita Terbaru