Generasi Muda Angkat Bahasa Kerinci, Pelajar Sungai Penuh Adu Bakat di FTBI 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelajar Sungai Penuh mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu FTBI 2026 untuk melestarikan Bahasa Kerinci.

Pelajar Sungai Penuh mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu FTBI 2026 untuk melestarikan Bahasa Kerinci.

SUNGAI PENUH, jentik.id – Puluhan pelajar tingkat SD dan SMP menunjukkan bakat serta kemampuan berbahasa daerah melalui Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kota Sungai Penuh 2026.

Festival ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menjaga kelestarian Bahasa Kerinci sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal.

Rangkaian FTBI 2026 mencapai puncaknya pada Kamis (29/10/2026) di SMP Negeri 1 Sungai Penuh. Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, hadir menutup kegiatan sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang.

Dalam festival tersebut, para siswa mengikuti berbagai cabang perlombaan yang mengangkat bahasa dan budaya daerah. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan, serta pengetahuan tentang Bahasa Kerinci.

Baca Juga :  Pemandangan Tak Biasa, Sejumlah Pertokoan Dalam Kota Sungai Penuh Sepi Kibaran Bendera Merah Putih

Selain mengejar prestasi, peserta juga memperkuat pemahaman terhadap bahasa ibu. Kegiatan ini sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas budaya masyarakat Kerinci.

Kepala Dinas Pendidikan Bovi Handriyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti FTBI 2026. Ia juga memberikan penghargaan kepada para pelajar yang berhasil meraih juara.

Bovi turut mengucapkan terima kasih kepada guru pendamping dan seluruh pihak yang mendukung kelancaran festival tersebut.

Ia berharap keberhasilan para pemenang dapat memotivasi pelajar lain untuk terus mengasah kemampuan dan mencintai bahasa daerah.

Baca Juga :  Tarif Travel Naik Sepihak, DPRD Sungai Penuh Nilai Pemerintah Dilecehkan

Menurut Bovi, sekolah, guru, dan keluarga perlu bekerja sama untuk mengenalkan Bahasa Kerinci kepada generasi muda.

Perkembangan teknologi dan perubahan pola komunikasi menjadi tantangan bagi kelestarian bahasa daerah. Karena itu, generasi muda perlu mengenal dan menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari.

Sekolah dapat mengambil peran penting dengan mengenalkan Bahasa Kerinci melalui kegiatan pembelajaran maupun aktivitas kebudayaan.

Melalui FTBI 2026, Bovi berharap para pelajar semakin bangga menggunakan bahasa daerah. Ia juga mendorong keluarga dan masyarakat ikut menjaga warisan budaya Kerinci agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. (nr*)

Berita Terkait

Longsor Kembali Terjadi di Desa Pelayang Raya, Sebagian Bahu Jalan Tertimbun Material Tanah
Wali Kota Alfin Ajak Cassia Coop Perkuat Investasi Berkelanjutan di Sungai Penuh
Wako Alfin Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Sungai Penuh
Wako Alfin Beri Penghargaan kepada ASN Purna Tugas atas Pengabdian di Sungai Penuh
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Wako Alfin Hadirkan Kepedulian dan Apresiasi Prestasi
Daftar 38 Kepala Sekolah yang Baru Dilantik Wawako Azhar Hamzah, Cek Nama dan Sekolahnya!
Wali Kota Alfin Perjuangkan Revitalisasi Pasar Tanjung Bajure ke Kemendag RI
Sekda Alpian Luncurkan ASN BerAKHLAK, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Publik
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Generasi Muda Angkat Bahasa Kerinci, Pelajar Sungai Penuh Adu Bakat di FTBI 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Longsor Kembali Terjadi di Desa Pelayang Raya, Sebagian Bahu Jalan Tertimbun Material Tanah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Wali Kota Alfin Ajak Cassia Coop Perkuat Investasi Berkelanjutan di Sungai Penuh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Wako Alfin Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Sungai Penuh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Wako Alfin Beri Penghargaan kepada ASN Purna Tugas atas Pengabdian di Sungai Penuh

Berita Terbaru