Badan Jalan Ekonomi KM 35 Sungai Penuh–Tapan Tertimbun Longsor dan Pohon

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur Sungai Penuh- Tapan tertimbun longsor. Kapolsek Sungai Penuh AKP. Eko Miko bantu mobil agar bisa lewat

Jalur Sungai Penuh- Tapan tertimbun longsor. Kapolsek Sungai Penuh AKP. Eko Miko bantu mobil agar bisa lewat

Sungai Penuh, jentik.id – Bencana tanah longsor kembali terjadi di ruas jalan nasional KM 35 jalur Sungai Penuh–Tapan (Pesisir Selatan) pada Minggu (05/04/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.

Akibat kejadian tersebut, akses jalan untuk kendaraan roda empat terputus total. Jalur vital perekonomian yang menghubungkan Sungai Penuh–Kerinci melalui Sumatera Barat hingga Mukomuko, Bengkulu, untuk sementara tidak dapat dilalui.

Syaiful (45), seorang pedagang ikan yang rutin melintasi jalur tersebut dua kali dalam sepekan, mengatakan longsor dipicu oleh tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Pesisir Selatan sejak Jumat (03/04/2026) hingga Minggu dini hari.

“Selain hujan deras, juga disertai angin kencang. Bahkan di sepanjang pantai Pesisir Selatan terjadi badai, sehingga nelayan tidak bisa melaut. Hal ini menyebabkan beberapa pohon tumbang,” ujarnya.

Baca Juga :  Residivis Pengedar Sabu di Sungai Penuh Ditangkap, Polisi Amankan 19 Paket

Ia menjelaskan, material longsor dan pohon tumbang menutup badan jalan terdapat di beberapa titik. Saat ini, kendaraan roda empat tidak dapat melintas, hanya kendaraan roda dua.sebab sisa badan jalan tinggal sekitar satu meter.

Menurutnya, mudah terjadi lonsor, karena kondisi tebing di sepanjang jalan nasional tersebut cukup terjal, dengan kemiringan sekitar 45–60 derajat, sehingga sangat rawan longsor saat hujan.

Kapolsek Kota Sungai Penuh, AKP Eko Munkoid, didampingi Kasi Humas Polres Kerinci IPTU D.S. Sitinjak, membenarkan peristiwa longsor tersebut.

Baca Juga :  Pungli Parkir Terbongkar, Dishub Kerinci Cabut Izin Pengelola

“Longsor terjadi sejak Minggu malam sekitar pukul 22.30 WIB di KM 35 jalur Sungai Penuh–Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat,” jelasnya.

Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan instansi terkait untuk segera menangani dampak longsor.

Sejak pukul 08.30 WIB, alat berat telah dikerahkan untuk membersihkan material tanah dan pohon tumbang yang menutupi badan jalan.

Kapolsek menegaskan, kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena jalur tersebut merupakan akses strategis dan urat nadi perekonomian masyarakat sudah penuh-Kerinci.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat melintasi jalur tersebut, terutama di musim hujan yang berpotensi memicu longsor susulan. (am)

Berita Terkait

Blusukan ke Pasar! Wako Alfin Dengar Langsung Keluhan Pedagang Tanjung Bajure
Tiga ABK Selamat, Tim SAR Jambi Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Simbur Naik
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Pastikan Penanganan dan Evaluasi Insiden di Sungai Penuh Berjalan Sesuai Prosedur
Kebijakan Samsat Tanpa KTP Lama Viral, Akankah Diterapkan di Jambi?
3.267 Calon Haji Siap Berangkat, DPR Turun Tangan Pastikan Kesiapan Jambi
Toko Pakaian Terancam Bangkrut Kalah Saing Jualan Online.
Kisi-Kisi Putusan 10 Terdakwa dan Fakta Sidang Korupsi 41 Pokir PJU Oknum DPRD Kerinci
Bupati Batang Hari M. Fadhil Arief Buktikan Keberpihakan pada Petani, Bukan Sekadar Janji Politik
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:57 WIB

Blusukan ke Pasar! Wako Alfin Dengar Langsung Keluhan Pedagang Tanjung Bajure

Jumat, 10 April 2026 - 20:53 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Pastikan Penanganan dan Evaluasi Insiden di Sungai Penuh Berjalan Sesuai Prosedur

Jumat, 10 April 2026 - 19:38 WIB

Kebijakan Samsat Tanpa KTP Lama Viral, Akankah Diterapkan di Jambi?

Jumat, 10 April 2026 - 17:00 WIB

3.267 Calon Haji Siap Berangkat, DPR Turun Tangan Pastikan Kesiapan Jambi

Jumat, 10 April 2026 - 15:35 WIB

Toko Pakaian Terancam Bangkrut Kalah Saing Jualan Online.

Berita Terbaru

OTT KPK - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya mengamankan belasan orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat (10/4/2026) malam. Tim penindakan lembaga antirasuah juga turut menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai ratusan juta rupiah. Foto salah satu mobil personel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiba di Markas Polres Tulungagung membawa pejabat dan dokumen, Jumat (10/4/2026).

Hukum

Bupati Gatut Sunu Ikut OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita

Sabtu, 11 Apr 2026 - 11:00 WIB