Elviana Petani Selalu Berada dalam Posisi Dirugikan, Peran Strategis Tani Merdeka Harus Diperkuat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senator Senior Hj Elviana Anggota DPD RI Davil Jambi.

Senator Senior Hj Elviana Anggota DPD RI Davil Jambi.

Sungai Penuh, jentik.id– Senator senior sekaligus anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Jambi, Hj. Elviana, menyoroti berbagai persoalan mendasar yang selama ini dihadapi petani.

Menurutnya, petani kerap berada dalam posisi yang dirugikan, baik akibat persoalan pupuk maupun anjloknya harga hasil pertanian saat musim panen.

Hal tersebut disampaikan Elviana saat menghadiri kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Tani Merdeka dengan Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Pemerintah Kabupaten Kerinci, Sabtu (31/10/2026), yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Dalam kesempatan itu, Elviana menegaskan bahwa daerah yang tidak membangun kerja sama dengan organisasi Tani Merdeka berpotensi kehilangan peluang strategis dalam mendorong kemajuan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.

Menurutnya, Tani Merdeka memiliki program dan tujuan yang jelas dalam memperjuangkan kepentingan petani. Karena itu, keberadaan organisasi tersebut harus dimanfaatkan sebagai mitra strategis pemerintah daerah untuk menjawab berbagai persoalan sektor pertanian.

Baca Juga :  Alfin Audiensi ke Kemenkes, Bahas Layanan Kesehatan

Namun, Elviana juga mengingatkan agar kepengurusan Tani Merdeka di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci tidak sekadar menjadi organisasi formalitas. Pengurus harus benar-benar hadir di tengah petani, mampu menjembatani aspirasi, sekaligus memperjuangkan solusi atas berbagai persoalan yang selama ini belum terselesaikan.

Ia menyoroti sedikitnya dua persoalan utama yang terus membayangi kehidupan petani, yakni ketersediaan pupuk dan ketidakstabilan harga hasil pertanian setelah panen.

“Ketika petani membutuhkan pupuk, justru sering menghadapi persoalan harga yang mahal hingga kelangkaan. Sementara ketika memasuki masa panen, harga hasil pertanian justru anjlok.

Kondisi ini membuat petani selalu berada dalam posisi yang dirugikan,” tegas Elviana.
Ia menjelaskan, ketimpangan antara tingginya biaya produksi dan rendahnya harga jual hasil panen menyebabkan keuntungan petani semakin tergerus. Bahkan, tidak sedikit petani yang harus menanggung kerugian karena hasil penjualan tidak sebanding dengan biaya pengolahan lahan, pembelian pupuk, dan kebutuhan produksi lainnya.

Baca Juga :  Kebijakan Presiden Prabowo Subianto Harga Pupuk Bersubsidi Turunkan 20 Persen Bantu Petani

Karena itu, Elviana mengimbau seluruh pengurus DPD Tani Merdeka, khususnya di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, agar mampu membaca serta memahami kondisi riil yang dihadapi petani di lapangan.

Ia berharap Tani Merdeka tidak hanya hadir sebagai wadah organisasi, tetapi juga menjadi kekuatan yang mampu memperjuangkan kepentingan petani melalui kerja nyata, pendampingan, dan sinergi dengan pemerintah daerah.

“Pengurus Tani Merdeka harus terus berbuat dan menunjukkan kerja nyata. Jangan hanya sebatas nama organisasi.

Perjuangkan kebutuhan petani agar tujuan negara dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat benar-benar dapat diwujudkan,” pesannya.

Elviana menegaskan, keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak cukup hanya melalui program dan kebijakan pemerintah.

Dibutuhkan komitmen bersama, termasuk peran aktif organisasi petani, agar persoalan mendasar yang selama ini membebani petani dapat diatasi secara berkelanjutan.”Tegasnya.(asy*)

Berita Terkait

Generasi Muda Angkat Bahasa Kerinci, Pelajar Sungai Penuh Adu Bakat di FTBI 2026
Longsor Kembali Terjadi di Desa Pelayang Raya, Sebagian Bahu Jalan Tertimbun Material Tanah
Wali Kota Alfin Ajak Cassia Coop Perkuat Investasi Berkelanjutan di Sungai Penuh
Wako Alfin Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Sungai Penuh
Wako Alfin Beri Penghargaan kepada ASN Purna Tugas atas Pengabdian di Sungai Penuh
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Wako Alfin Hadirkan Kepedulian dan Apresiasi Prestasi
Daftar 38 Kepala Sekolah yang Baru Dilantik Wawako Azhar Hamzah, Cek Nama dan Sekolahnya!
Wali Kota Alfin Perjuangkan Revitalisasi Pasar Tanjung Bajure ke Kemendag RI
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Elviana Petani Selalu Berada dalam Posisi Dirugikan, Peran Strategis Tani Merdeka Harus Diperkuat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Generasi Muda Angkat Bahasa Kerinci, Pelajar Sungai Penuh Adu Bakat di FTBI 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Longsor Kembali Terjadi di Desa Pelayang Raya, Sebagian Bahu Jalan Tertimbun Material Tanah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Wali Kota Alfin Ajak Cassia Coop Perkuat Investasi Berkelanjutan di Sungai Penuh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Wako Alfin Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Sungai Penuh

Berita Terbaru