Harga BBM Nonsubsidi Solar Turun Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Dex dan Dexlite Lebih Murah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebijakan penyesuaian harga itu dilakukan sebagai implementasi Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merupakan perubahan atas Kepmen ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang disalurkan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Kebijakan penyesuaian harga itu dilakukan sebagai implementasi Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merupakan perubahan atas Kepmen ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang disalurkan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Jakarta, jentik.id – PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 1 Juni 2026. Dalam penyesuaian terbaru tersebut, harga BBM jenis solar nonsubsidi, yakni Pertamina Dex dan Dexlite, mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

Kebijakan penyesuaian harga itu dilakukan sebagai implementasi Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merupakan perubahan atas Kepmen ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang disalurkan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Berdasarkan daftar harga terbaru yang diumumkan Pertamina, BBM jenis Dexlite (CN 51) turun dari Rp26.000 per liter pada Mei 2026 menjadi Rp23.000 per liter mulai 1 Juni 2026.

Baca Juga :  Kenaikan Suku Bunga AS Tekan Harga Emas Dunia, Turun 1,4 Persen

Sementara itu, Pertamina Dex (CN 53) juga mengalami penurunan harga dari Rp27.900 per liter menjadi Rp24.800 per liter.

Di sisi lain, BBM jenis bensin beroktan tinggi Pertamax Turbo (RON 98) justru mengalami kenaikan harga. Produk tersebut kini dibanderol Rp20.750 per liter, naik dari Rp19.900 per liter pada bulan sebelumnya.

Untuk produk BBM lainnya, Pertamina masih mempertahankan harga Pertamax (RON 92) sebesar Rp12.300 per liter dan Pertamax Green (RON 95) sebesar Rp12.900 per liter. Harga kedua produk tersebut tidak berubah sejak Maret 2026.

Adapun BBM penugasan dan subsidi juga tetap dipertahankan. Harga Pertalite masih berada di level Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.

Pertamina menyatakan penyesuaian harga dilakukan dengan mengacu pada regulasi pemerintah yang mengatur mekanisme perhitungan harga BBM umum, termasuk mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah.

Baca Juga :  Pertamina Naikkan Harga Pertamax Menjadi Rp16.250 per Liter, Konsumen Keluhkan Beban Biaya Kian Berat

Dengan adanya penurunan harga pada produk solar nonsubsidi, diharapkan dapat memberikan keringanan bagi sektor transportasi, logistik, dan pelaku usaha yang menggunakan BBM jenis tersebut dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Berikut daftar harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026:
Pertalite: Rp10.000 per liter
Biosolar: Rp6.800 per liter
Pertamax (RON 92): Rp12.300 per literPertamax Green (RON 95): Rp12.900 per liter
Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.750 per liter
Dexlite (CN 51): Rp23.000 per literPertamina Dex (CN 53): Rp24.800 per liter
Penyesuaian harga tersebut berlaku di wilayah yang mengikuti kebijakan harga BBM Pertamina mulai 1 Juni 2026.(asy*)

Berita Terkait

Rancangan Mega Proyek Flyover Sungai Penuh–Tapan Dibahas Bersama TNKS
Kebutuhan Dasar Masyarakat Beras Harga Naik,Tembus 12 Persen
Bank Jambi Belum Bisa Layani Nasabahnya Transfer Antarbank via Mobile Banking Nasabah Kecewa
Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara
Presiden Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan
Bank Sentral Belanda Pindahkan Cadangan Emas 86 Ton Dari Amerika Serikat
Pendapatan Negara RAPBN 2027 Naik Rp9,1 Triliun, Penerimaan Pajak Bertambah Rp2 Triliun
Penerbangan Di Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Abu Erupsi Anak Krakatau
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:32 WIB

Rancangan Mega Proyek Flyover Sungai Penuh–Tapan Dibahas Bersama TNKS

Senin, 21 September 2026 - 12:52 WIB

Kebutuhan Dasar Masyarakat Beras Harga Naik,Tembus 12 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 17:03 WIB

Bank Jambi Belum Bisa Layani Nasabahnya Transfer Antarbank via Mobile Banking Nasabah Kecewa

Selasa, 15 September 2026 - 12:28 WIB

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Senin, 14 September 2026 - 19:02 WIB

Presiden Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan

Berita Terbaru