Jalan Solok-Padang Dipenuhi Material Banjir, 29 Alat Berat Bergerak

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto udara sejumlah alat berat melakukan pembersihan material sisa bencana banjir bandang di Nagari Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (22/9/2026). ANTARA/Fandi Yogari

Foto udara sejumlah alat berat melakukan pembersihan material sisa bencana banjir bandang di Nagari Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (22/9/2026). ANTARA/Fandi Yogari

SOLOK, jentik.id – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat mengerahkan 29 alat berat untuk membersihkan material banjir bandang di Kabupaten Solok.

Petugas membersihkan material yang menutup ruas jalan nasional Lintas Sumatera. Langkah tersebut bertujuan menjaga keamanan pengguna jalan sekaligus memperlancar arus kendaraan.

Kepala BPJN Sumatera Barat Elsa Putra Friandi mengatakan tim mengoperasikan tujuh ekskavator, dua breaker, serta sejumlah dump truck.

“Alat berat itu terdiri atas tujuh unit ekskavator, dua unit breaker, serta sejumlah dump truck,” kata Elsa di Kabupaten Solok, Kamis (24/9/2026).

Petugas Bersihkan Material dan Aliran Sungai

Saat ini, tim BPJN fokus membersihkan sisa material banjir dan aliran sungai di sekitar jembatan.

Banjir bandang menerjang wilayah Solok pada Senin (21/9/2026) malam. Arus deras membawa lumpur, batu berukuran besar, dan potongan kayu.

Akibatnya, material tersebut menutup akses jalan di sejumlah titik. Karena itu, petugas menggunakan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan.

BPJN kemudian membuka kembali akses jalan sejak Selasa. Kendaraan kini dapat melintas dari dua arah. Namun, petugas masih menerapkan sistem buka-tutup pada waktu tertentu.

Baca Juga :  Kunker DPR RI di Jambi, Wawako Azhar Hamzah Tegaskan Sinergi Pusat-Daerah

BPJN Libatkan Instansi Lain

Selain BPJN, Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (Cipta Karya) Kementerian PUPR ikut menangani dampak banjir.

Tim gabungan membersihkan sedimen yang menghambat aliran sungai. Mereka juga mengangkat material di sekitar sungai dan jembatan.

Sebelumnya, hujan deras sempat menghambat pekerjaan. Curah hujan tinggi membuat sedimen kembali mengalir ke badan jalan saat petugas melakukan pembersihan awal.

Namun, cuaca pada Kamis mulai membaik. Karena itu, BPJN mengoptimalkan pekerjaan di sejumlah titik terdampak.

“Kami menargetkan penanganan darurat ini selesai dalam waktu sekitar satu minggu,” ujar Elsa.

BPJN Periksa Kondisi Jembatan

Banjir bandang juga membawa material ke area sekitar jembatan. BPJN kemudian memeriksa kondisi struktur jembatan secara visual.

Elsa mengatakan hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi jembatan masih aman. Meski begitu, tim tetap akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Baca Juga :  Kota Padang Siap Sambut Kepulangan Perantau

Setelah petugas membersihkan seluruh sedimen di sekitar sungai, tim akan memeriksa struktur jembatan lebih lanjut. Langkah tersebut membantu memastikan kondisi jembatan setelah material banjir tersingkir.

Jalan Solok-Padang Kembali Terbuka

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Solok Iptu Akbar Kharisma Tanjung mengatakan kendaraan sudah dapat melintasi jalur Solok-Padang.

Meski akses sudah terbuka, petugas masih membersihkan material di sejumlah titik. Aktivitas alat berat juga dapat memengaruhi kelancaran arus kendaraan.

Karena itu, pengendara perlu mengikuti arahan petugas di lapangan. Petugas dapat menerapkan sistem buka-tutup ketika alat berat bekerja di dekat badan jalan.

Selain membersihkan material, petugas terus memastikan kondisi jalur tetap aman. Setelah seluruh pekerjaan darurat selesai, arus lalu lintas diharapkan kembali berjalan normal.

BPJN juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan dampak banjir bandang. Dengan begitu, pengguna jalan dapat kembali melintasi jalur nasional dengan lebih aman dan lancar. (nr*)

Berita Terkait

Alfin Gandeng Kemenkum Jambi, Kekayaan Intelektual Sungai Penuh Diperkuat
Bappenas Lirik Sungai Penuh, Capaian Imunisasi Jadi Rujukan Pencegahan Stunting
Banjir Bandang Terjang Solok, Akses Jalan Mulai Dibuka Bertahap
Dua Warga Hilang Usai Banjir Bandang, SAR Sisir Wilayah Solok
Banjir Bandang Solok Makan Korban, Satu Orang Ditemukan Meninggal
Solok Diterjang Banjir Bandang, Kantor Pemerintah dan Rumah Warga Terdampak
Kopi Kerinci Menuju Panggung Dunia, Wako Alfin Dorong Pasar Internasional
Festival Kopi Kerinci 2026 Berakhir, Monadi Tekankan Masa Depan Kopi Lokal
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:48 WIB

Jalan Solok-Padang Dipenuhi Material Banjir, 29 Alat Berat Bergerak

Kamis, 24 September 2026 - 17:32 WIB

Alfin Gandeng Kemenkum Jambi, Kekayaan Intelektual Sungai Penuh Diperkuat

Kamis, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Bappenas Lirik Sungai Penuh, Capaian Imunisasi Jadi Rujukan Pencegahan Stunting

Rabu, 23 September 2026 - 09:49 WIB

Banjir Bandang Terjang Solok, Akses Jalan Mulai Dibuka Bertahap

Selasa, 22 September 2026 - 18:33 WIB

Dua Warga Hilang Usai Banjir Bandang, SAR Sisir Wilayah Solok

Berita Terbaru

Ilustrasi alat suntik kaca mobil. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Otomotif

Kaca Mobil Retak Bisa Mulus Lagi? Kenali Metode Suntik Kaca

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:08 WIB