Banjir Bandang Solok Makan Korban, Satu Orang Ditemukan Meninggal

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang Abdul Malik. ANTARA/HO-SARPadang

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang Abdul Malik. ANTARA/HO-SARPadang

Solok, jentik.id — Tim SAR gabungan menemukan satu korban banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (22/9) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik mengatakan tim menemukan korban bersama masyarakat di aliran Sungai Koto Gaek, yang berbatasan dengan wilayah Jawi-jawi, Kabupaten Solok.

Petugas langsung mengevakuasi jasad korban dari lokasi. Namun, tim belum dapat memastikan identitas korban karena masih menunggu pemeriksaan dari Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Baca Juga :  Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI, Sungai Penuh Siap Wujudkan Kota Bersih dan Sejuk.

“Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan beserta masyarakat di aliran sungai dalam keadaan meninggal dunia,” kata Abdul Malik di Padang.

Setelah menemukan satu korban, tim SAR melanjutkan pencarian di sekitar lokasi dan sejumlah titik yang terdampak banjir bandang. Bencana tersebut menerjang wilayah Solok pada Senin (21/9) malam.

Kantor SAR Padang sebelumnya menerima laporan dua orang hilang akibat bencana tersebut. Sekitar 600 personel gabungan dari berbagai instansi bersama warga ikut melakukan pencarian dan penanganan di lokasi.

Baca Juga :  Terjatuh dari Lantai 11 Apartemen, Mahasiswa UB Asal Jakarta Meninggal Dunia

Banjir juga membawa pasir, batu, dan lumpur hingga menutup badan jalan. Kondisi itu menyebabkan akses yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Solok sempat terputus.

Selain menimbulkan korban, banjir bandang merusak sejumlah fasilitas dan permukiman. Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan beberapa kantor pemerintahan dan rumah warga di sekitar Kompleks Perkantoran Bupati Solok, Arosuka, ikut terdampak.

Tim gabungan masih menyisir lokasi untuk mencari korban lain sekaligus menangani material banjir yang menutup sejumlah akses. (nr*)

Berita Terkait

Solok Diterjang Banjir Bandang, Kantor Pemerintah dan Rumah Warga Terdampak
Kopi Kerinci Menuju Panggung Dunia, Wako Alfin Dorong Pasar Internasional
Festival Kopi Kerinci 2026 Berakhir, Monadi Tekankan Masa Depan Kopi Lokal
Retribusi Parkir Sungai Penuh Ditargetkan Rp500 Juta, Turun Dari Target Rp1,2 Miliar
35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:51 WIB

Banjir Bandang Solok Makan Korban, Satu Orang Ditemukan Meninggal

Selasa, 22 September 2026 - 15:49 WIB

Solok Diterjang Banjir Bandang, Kantor Pemerintah dan Rumah Warga Terdampak

Senin, 21 September 2026 - 22:10 WIB

Kopi Kerinci Menuju Panggung Dunia, Wako Alfin Dorong Pasar Internasional

Jumat, 18 September 2026 - 11:14 WIB

Retribusi Parkir Sungai Penuh Ditargetkan Rp500 Juta, Turun Dari Target Rp1,2 Miliar

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Berita Terbaru

Keikutsertaan Sri Kartini Alfin dalam penguatan tata kelola PKK, Posyandu, dan Dekranasda di Jakarta.

Sungai Penuh

PKK Sungai Penuh Perkuat Tata Kelola di Jakarta

Senin, 21 Sep 2026 - 21:14 WIB

Arahan Dianda Putra kepada ASN Sungai Penuh untuk meningkatkan disiplin, etos kerja, dan kualitas pelayanan publik.

Sungai Penuh

Disiplin ASN Jadi Kunci Perkuat Pelayanan Publik di Sungai Penuh

Senin, 21 Sep 2026 - 20:13 WIB