PADANG PARIAMAN, jentik.id – Hujan deras memicu banjir di kawasan Aia Manih, Nagari Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (6/11/2026) sore.
Genangan air setinggi sekitar 30 sentimeter menutupi badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas. Air berwarna cokelat bercampur lumpur juga masuk ke rumah warga serta menggenangi dua bangunan di sekitar lokasi.
Warga sempat melaporkan ketinggian air mencapai lebih dari 50 sentimeter atau setinggi paha orang dewasa. Namun, genangan mulai berkurang hingga tersisa sekitar 30 sentimeter.
Salah seorang warga melalui siaran langsung akun TikTok @Valeria memperlihatkan kondisi banjir yang menggenangi jalan dan rumahnya. Air bahkan masuk ke sejumlah ruangan, termasuk kamar dan kamar mandi.
Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman, Emri Nurman, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan hujan dengan intensitas lebat sejak Jumat siang memicu genangan di kawasan Sungai Limau.
Menurut Emri, banjir mulai menggenangi badan jalan sekitar pukul 16.00 WIB.
Emri menjelaskan, bekas aktivitas penggalian tanah di kawasan perbukitan dekat jalan nasional turut memperparah genangan.
Kondisi tersebut membuat air hujan tertahan dan bercampur lumpur. Saat volume air meningkat, genangan kemudian meluap hingga menutupi badan jalan.
Emri menyebut persoalan genangan mulai muncul sejak aktivitas penggalian berlangsung. Setiap kali hujan turun, air kembali terkumpul di sekitar lokasi.
Banjir tersebut juga berdampak pada dua bangunan, yakni satu rumah warga dan satu bangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Meski hujan sudah berhenti, genangan air belum sepenuhnya surut saat BPBD memberikan keterangan.
BPBD Padang Pariaman terus memantau kondisi di lokasi, terutama perkembangan genangan yang mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan. (nr*)









