Karhutla Kembali Muncul di Batang Hari, 2,5 Hektare Lahan Terbakar

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemadaman kebakaran hutan dan lahan di sungai pulai Kabupaten Batang Hari, Rabu (7/10/2026). ANTARA/Satgas Karhutla.

Pemadaman kebakaran hutan dan lahan di sungai pulai Kabupaten Batang Hari, Rabu (7/10/2026). ANTARA/Satgas Karhutla.

BATANG HARI, jentik.id – Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menemukan dua titik kebakaran di Kabupaten Batang Hari, Jambi. Petugas mencatat total lahan terbakar mencapai sekitar 2,5 hektare.

Dua titik api tersebut berada di Desa Sungai Pulai, Kecamatan Muara Tembesi, dan Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bajubang.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Batang Hari, Sholihin, mengatakan petugas menemukan kedua titik tersebut dalam waktu yang berdekatan.

“Untuk yang kemarin itu ada dua titik, satu di Sungai Pulai dan satu lagi di Mekar Jaya. Luas keseluruhannya sekitar 2,5 hektare,” kata Sholihin di Muara Bulian, Rabu, 7 Oktober 2026.

Baca Juga :  Heboh! Dua Jasad Tanpa Identitas Ditemukan di Jambi dalam 24 Jam

Kebakaran terjadi di lahan milik masyarakat. Tim gabungan langsung mendatangi lokasi untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan. Petugas juga memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Sholihin menduga kelalaian masyarakat menjadi salah satu penyebab kebakaran. Ia meminta warga tidak membakar lahan saat membersihkan atau membuka area baru.

Menurutnya, kondisi cuaca yang masih kering meningkatkan risiko kebakaran. Kabut asap juga masih menyelimuti sejumlah wilayah Batang Hari sehingga pembakaran lahan dapat memperburuk kualitas udara.

Baca Juga :  Efek Domino dari Jambi Bikin Sumatera Gelap, Ini Penyebab PLTU Butuh Waktu Lama Pulih

“Jangan melakukan pembakaran lahan karena kondisi saat ini masih kering dan asap juga cukup tebal,” ujarnya.

Satgas Karhutla terus memantau wilayah yang memiliki potensi kebakaran. Petugas juga mengantisipasi munculnya titik api baru agar kebakaran tidak meluas.

Pemerintah daerah mengingatkan masyarakat untuk segera melapor jika menemukan asap atau titik api di sekitar permukiman maupun kawasan perkebunan. (nr*)

Berita Terkait

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Badan Geologi Larang Warga Mendekat
Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Peredaran Sabu di Kinali Pasaman Barat
Sidang Roy Suryo Memanas! Minta Jokowi dan Ijazah Asli Dihadirkan, Hakim Ingatkan Jaksa
Kasus Damkar Sungai Penuh Memanas\! Irawadi Desak Kejari Usut 4 PPTK
TNI AD Kerahkan Helikopter MI-17 ke Jambi untuk Bantu Pemadaman Karhutla
Wawako Azhar Hamzah dan IKAPSO Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapan
Bawa Liquid Vape Diduga Mengandung Etomidate, Pemuda 25 Tahun Ditangkap Polres Bungo!
Kabut Asap Karhutla Makin Parah, 2.458 Penerbangan di Indonesia Terdampak!
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Badan Geologi Larang Warga Mendekat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Peredaran Sabu di Kinali Pasaman Barat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Sidang Roy Suryo Memanas! Minta Jokowi dan Ijazah Asli Dihadirkan, Hakim Ingatkan Jaksa

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kasus Damkar Sungai Penuh Memanas\! Irawadi Desak Kejari Usut 4 PPTK

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:51 WIB

TNI AD Kerahkan Helikopter MI-17 ke Jambi untuk Bantu Pemadaman Karhutla

Berita Terbaru