Pemancing yang Hanyut di Solok Selatan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 November 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan mengevakuasi pemancing yang hayut dan ditemukan meninggal dunia di Kabupaten Solok, Jumat (6/11/2026). Operasi pencarian resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Petugas gabungan mengevakuasi pemancing yang hayut dan ditemukan meninggal dunia di Kabupaten Solok, Jumat (6/11/2026). Operasi pencarian resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.

SOLOK SELATAN, jentik.id – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Janal (48), pemancing yang hanyut di kawasan Air Terjun Sungai Dalam, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Petugas menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (6/11/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan tim menemukan korban sekitar pukul 11.15 WIB.

Petugas menemukan Janal pada koordinat 1°39’20.54″S – 101°20’12.22″T. Lokasi tersebut berjarak sekitar 4,36 kilometer dari titik awal kejadian.

Setelah menemukan korban, tim langsung mengevakuasi jenazah menuju rumah duka. Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang berlangsung selama beberapa hari.

Tim SAR Sisir Area hingga 25,5 Kilometer

Pada hari terakhir pencarian, Jumat pagi, tim SAR gabungan mulai bergerak pukul 07.00 WIB. Petugas membagi personel menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir area dengan total panjang lintasan sekitar 25,5 kilometer.

SRU 1 menyisir area dari titik lokasi kejadian (LKP) menuju Titik A dengan radius sekitar lima kilometer.

Baca Juga :  PERADI Bantu Sumbar Rp1,6 Miliar untuk Pemulihan Bencana

Selanjutnya, SRU 2 menggunakan metode penyisiran darat dan sungai sepanjang 5,5 kilometer dari Titik A menuju Titik B.

Sementara itu, SRU 3 melanjutkan pencarian sejauh 15 kilometer dari Titik B hingga Titik C.

Abdul Malik mengapresiasi kerja keras seluruh personel yang terlibat hingga tim berhasil menemukan korban.

Setelah proses evakuasi selesai, petugas menggelar evaluasi atau debriefing pada pukul 13.55 WIB. Seluruh unsur SAR kemudian kembali ke kesatuan masing-masing.

Pencarian Hadapi Medan Berat dan Arus Deras

Sebelum menemukan korban, tim SAR menghadapi sejumlah kendala selama proses pencarian. Arus sungai yang deras serta kondisi medan curam dan sempit menyulitkan pergerakan petugas.

Personel harus menyusuri hutan tropis dan melewati lereng licin dengan bantuan tali pengaman. Mereka juga memasang sistem tali penyeberangan atau tyrolean traverse untuk menjangkau sejumlah titik di sepanjang sungai.

Baca Juga :  Wita Desi Susanti Perempuan Pertama Jabat Sekdako Padang Panjang

Petugas membagi pencarian ke beberapa sektor. Mereka menyisir kedua sisi sungai, memeriksa lokasi yang berpotensi menjadi tempat korban tersangkut, serta menyampaikan informasi kepada warga di sepanjang aliran hilir.

Pada Kamis (5/11/2026), pencarian memasuki hari keempat. Saat itu, tim SAR belum menemukan tanda keberadaan korban.

Korban Hanyut Saat Menyeberangi Sungai

Peristiwa nahas tersebut bermula pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Janal pergi memancing ke kawasan Air Terjun Sungai Dalam bersama rekannya, Alex (43).

Sekitar pukul 10.00 WIB, keduanya mencoba menyeberangi sungai dengan bantuan tali pegangan. Namun, tali yang digunakan Janal tiba-tiba putus.

Derasnya arus sungai kemudian menyeret korban hingga hilang dari pandangan rekannya.

Sejak kejadian itu, warga setempat bersama tim SAR gabungan terus melakukan pencarian. Setelah menemukan Janal pada Jumat siang, tim akhirnya menuntaskan seluruh rangkaian operasi SAR di lokasi tersebut. (nr*)

Berita Terkait

Lantik Ketua TP-PKK Kecamatan, Wali Kota Alfin Dorong Kader Lebih Kreatif dan Kompak
Wawako Azhar Hamzah Beri Dukungan kepada Kafilah Sungai Penuh, Minta Jaga Kekompakan dan Sportivitas
404 Barang Bukti Dimusnahkan! Kejari Batang Hari Bongkar Rincian 34 Perkara
Karhutla di Batang Hari Capai 1.673 Hektare, BPBD Perkuat Penanganan
Kasus Korupsi Pasar Ikan Rp 22 Miliar Memanas, Wakil Wali Kota Sibolga Ikut Diperiksa
Solok Selatan Gandeng 5 Perusahaan Sawit, RSUD Batang Sangir Siap Berbenah
Omzet Tembus Rp3 Juta Sehari, Bazar MTQH Jambi Jadi Ladang Cuan Pelaku UMKM
Alfin Hadiri Pelantikan Saiful Roswandi, Pemkot Sungai Penuh Dorong Pelayanan Makin Transparan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:48 WIB

Pemancing yang Hanyut di Solok Selatan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

Jumat, 6 November 2026 - 15:44 WIB

Lantik Ketua TP-PKK Kecamatan, Wali Kota Alfin Dorong Kader Lebih Kreatif dan Kompak

Jumat, 6 November 2026 - 14:58 WIB

Wawako Azhar Hamzah Beri Dukungan kepada Kafilah Sungai Penuh, Minta Jaga Kekompakan dan Sportivitas

Jumat, 6 November 2026 - 07:23 WIB

404 Barang Bukti Dimusnahkan! Kejari Batang Hari Bongkar Rincian 34 Perkara

Kamis, 5 November 2026 - 21:16 WIB

Karhutla di Batang Hari Capai 1.673 Hektare, BPBD Perkuat Penanganan

Berita Terbaru