Kemenkeu RI Ditolak Mentah Mentah Usulan Pemkab Kerinci,Tertunda Pembayaran TTP 3000 ASN

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, jentik.id —Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci mulai mempertanyakan kejelasan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang belum mereka terima selama tiga bulan terakhir.

Sejumlah ASN menyampaikan kebutuhan akan kepastian karena mereka masih mengingat kasus sebelumnya, seperti keterlambatan pembayaran rapel kenaikan pangkat. Mereka khawatir persoalan serupa kembali terulang tanpa solusi yang jelas.

“Kami butuh kepastian. Jangan sampai polanya sama seperti sebelumnya, hilang begitu saja tanpa kejelasan,” ujar salah seorang ASN.

Isu Perubahan Skema Picu Keterlambatan

Di kalangan ASN, beredar informasi bahwa perubahan skema menjadi penyebab belum cairnya TPP. Beberapa dinas di lingkungan Pemkab Kerinci mengusulkan tunjangan baru ke Kementerian Keuangan RI.

Namun, pemerintah pusat menolak usulan tersebut karena tidak sesuai dengan regulasi dan kemampuan keuangan daerah. Penolakan ini kemudian menghambat proses pencairan TPP yang sebelumnya sudah berjalan.

Baca Juga :  Produksi Gula Tebu Merah Kayu Aro Terus Menurun

Keluhan ASN Makin Menguat

Memasuki pertengahan April 2026, suara keluhan ASN semakin kuat. Informasi yang beredar menunjukkan bahwa proses pengajuan tunjangan baru tidak berjalan mulus di tingkat pusat. Kondisi ini langsung berdampak pada hak ribuan pegawai di Kabupaten Kerinci.

Aktivis Soroti Dampak terhadap Kesejahteraan ASN

Aktivis Kerinci, Edward P, menilai kondisi ini sangat memprihatinkan. Ia menyebut lebih dari 3.000 ASN di Kabupaten Kerinci terdampak karena belum menerima TPP selama satu kuartal.

“Ini bukan sekadar persoalan administratif, tapi menyangkut kesejahteraan dan kelangsungan hidup keluarga ASN,” tegasnya.

Edward juga menilai pemerintah daerah perlu mengevaluasi sistem pengelolaan keuangan. Menurutnya, kepemimpinan daerah saat ini sedang diuji dalam menyeimbangkan kebijakan dengan kondisi anggaran.

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Banjir, Sungai Batang Merao Meluap Rendam Rumah Warga

Desakan untuk Kepala Daerah

Edward mendesak Bupati Kerinci Monadi dan Wakil Bupati Murison segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Jangan hanya berdiam diri. Jika dibiarkan, ini bisa berdampak pada stabilitas internal pemerintahan dan pelayanan publik,” ujarnya.

Pemda Belum Beri Penjelasan Resmi

Hingga berita ini diturunkan, pihak Sekretariat Daerah maupun Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Kerinci belum memberikan pernyataan resmi terkait solusi atas persoalan tersebut.

Kekhawatiran Dampak Berkepanjangan

Kondisi ini memicu kekhawatiran luas di kalangan ASN, terutama jika keterlambatan pembayaran terus berlanjut. TPP menjadi salah satu komponen penting yang menopang kesejahteraan pegawai.

Ungkapan “jangan sampai besar pasak daripada tiang” kembali mengingatkan agar setiap kebijakan tetap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. (Red/*)

Berita Terkait

Bupati Monadi Tinjau Pembangunan Jalan Renah Pemetik, Pastikan Proyek Sesuai Target
Si Jago Merah Lahap Permukiman Warga di Sebukar Kerinci, Lima Armada Damkar Dikerahkan
Nahas di Tikungan Telago Kerinci, Pedagang Telur Terjatuh hingga Ratusan Butir Pecah
Presiden RI Kirim Sapi Kurban ke Gunung Raya, Warga Sambut Penuh Sukacita
Ratusan Warga Desa Semerah Desak Bupati Monadi Copot Oknum Kades, Ancam Laporkan Dugaan Penyalahgunaan ADD ke Kejari
Ini 10 Desa Terbaik Kerinci yang Sukses Jalankan Digitalisasi Desa 2025
Tumpukan Sampah Jadi Polemik, Warga Pertanyakan Lokasi Pembuangan Akhir di Kerinci
Pemkab Kerinci Libatkan Wartawan di Lapangan, Informasi Kegiatan Kini Lebih Terbuka
Berita ini 229 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:50 WIB

Bupati Monadi Tinjau Pembangunan Jalan Renah Pemetik, Pastikan Proyek Sesuai Target

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:13 WIB

Si Jago Merah Lahap Permukiman Warga di Sebukar Kerinci, Lima Armada Damkar Dikerahkan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:02 WIB

Nahas di Tikungan Telago Kerinci, Pedagang Telur Terjatuh hingga Ratusan Butir Pecah

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:30 WIB

Presiden RI Kirim Sapi Kurban ke Gunung Raya, Warga Sambut Penuh Sukacita

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:55 WIB

Ratusan Warga Desa Semerah Desak Bupati Monadi Copot Oknum Kades, Ancam Laporkan Dugaan Penyalahgunaan ADD ke Kejari

Berita Terbaru