Kerinci, jentik.id – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Kerinci bersama Pengurus Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kerinci menyatakan komitmen memperkuat kerja sama strategis guna menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif serta memberikan perlindungan nyata terhadap hak-hak buruh dan pekerja di berbagai sektor.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan konsolidasi yang digelar di Markas Ormas Pemuda Pancasila, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, Jumat.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kerinci, Said Husen, SH, menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya memiliki perangkat khusus yang menangani persoalan ketenagakerjaan, yakni Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila (B2P3).
“B2P3 memiliki tugas dan fungsi strategis sebagai wadah menghimpun, membina, merekrut, serta memberikan perlindungan dan pembelaan terhadap hak-hak buruh dan pekerja,” ujar Said Husen.
Ia menjelaskan, B2P3 juga berfungsi sebagai ruang berhimpunnya anggota Pemuda Pancasila yang berprofesi sebagai buruh maupun pekerja, sekaligus menjadi sarana perekrutan kader baru.
Selain itu, badan tersebut memberikan pendampingan hukum, advokasi, serta pembelaan terhadap pekerja yang menghadapi persoalan hubungan industrial.
Menurut Said Husen, sinergi antara Pemuda Pancasila dan KSPSI menjadi langkah penting dalam membangun hubungan industrial yang harmonis.
Kolaborasi itu akan difokuskan pada penyelesaian perselisihan hubungan industrial secara damai, peningkatan kesadaran hukum ketenagakerjaan, serta pengawalan kebijakan pemerintah agar berpihak pada kesejahteraan buruh tanpa mengabaikan keberlangsungan dunia usaha.
“Keluarga besar pekerja dan elemen pemuda harus berjalan seiring. Komitmen kami adalah memastikan buruh mendapatkan hak, perlindungan, jaminan sosial, serta ruang dialog yang sehat dengan pihak manajemen perusahaan,” ujar perwakilan pimpinan organisasi dalam pertemuan tersebut.
Sebagai tindak lanjut, kedua organisasi juga bersepakat membentuk posko pengaduan bersama dan menggelar sosialisasi mengenai penegakan peraturan ketenagakerjaan di tingkat daerah.
Langkah ini diharapkan mampu meredam potensi konflik industrial sekaligus meningkatkan produktivitas dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Meski demikian, Said Husen menegaskan bahwa kerja sama tersebut masih dalam tahap perancangan.
Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui organisasi perangkat daerah terkait untuk mematangkan program tersebut.
“Ini masih berupa rancangan,Ia mengatakan secara detail wujud kerja sama dilapangan yang kita sesui dengan kondisi Daerah dlam waktu dekat akan kami tindak lanjuti bersama Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui dinas terkait agar dapat direalisasikan secara optimal,” tutup Said Husen.(asy*).









