KERINCI, jentik.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kerinci menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) senilai Rp180 juta kepada 360 penerima manfaat melalui Program Kerinci Cerdas dan Kerinci Peduli.
Penyaluran bantuan berlangsung usai apel gabungan Pemkab Kerinci yang dipimpin Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, pada Senin (3/8). Dana ZIS tersebut berasal dari kontribusi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kerinci.
BAZNAS menyalurkan beasiswa kepada 180 siswa dari keluarga kurang mampu melalui Program Kerinci Cerdas dengan total bantuan Rp90 juta. Pada saat yang sama, BAZNAS juga memberikan santunan Rp90 juta kepada 180 warga fakir miskin melalui Program Kerinci Peduli.
Wakil Bupati Kerinci Murison mengapresiasi komitmen BAZNAS yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, kerja sama tersebut mampu memperluas akses pendidikan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.
Murison berharap kedua program itu terus berlanjut agar semakin banyak warga merasakan manfaat zakat ASN. Ia menilai zakat, infak, dan sedekah tidak hanya memenuhi kewajiban, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menegaskan BAZNAS mengelola dana zakat secara transparan dan menyalurkannya kepada masyarakat yang berhak menerima. Langkah itu memastikan bantuan tepat sasaran dan memberi manfaat yang lebih luas.
Program Kerinci Cerdas membantu siswa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya. Sementara itu, Program Kerinci Peduli meringankan beban ekonomi warga kurang mampu.
Melalui program tersebut, Pemkab Kerinci dan BAZNAS terus memperkuat semangat gotong royong. Pemerintah berharap dana zakat ASN dapat mendukung pembangunan sumber daya manusia serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (nr*)









