Limbah Kayu di Tangan Kreatif Bernilai Ekonomi

Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 01:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KATIM, Jentik.id — Limbah kayu yang selama ini dianggap tidak bernilai, ternyata mampu disulap menjadi produk bernilai ekonomi oleh tangan-tangan kreatif masyarakat.

Melalui inovasi yang dilakukan Kelompok Kayu Bina Karya Baitul Ghofur (BKBG), sisa-sisa kayu operasional kini diolah menjadi Alat Permainan Edukatif (APE) berkualitas tinggi untuk anak-anak.

Upaya ini tidak hanya membantu mengurangi timbulan sampah kayu, tetapi juga menjadi solusi penyediaan sarana belajar yang ramah lingkungan dan terjangkau

Kelompok BKBG yang terbentuk pada tahun 2025 dengan 16 anggota aktif ini, kini fokus memproduksi berbagai produk mulai dari furnitur rumah tangga hingga alat permainan anak

Menariknya, produk edukasi buatan warga tersebut telah disalurkan ke tiga daycare melalui program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya).
Ketua Kelompok BKBG, Rantau, mengatakan bahwa selain memberikan manfaat sosial, kegiatan ini juga mampu meningkatkan pendapatan anggota.

Baca Juga :  Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure, Revitalisasi Rp40 Miliar Jadi Sorotan

“Hingga Maret 2026, nilai ekonomi dari pengolahan limbah kayu ini telah mencapai Rp25 juta,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemanfaatan limbah ini membuat kelompoknya semakin produktif.

“Kami merasa lebih produktif. Limbah yang sebelumnya tidak dimanfaatkan, kini bisa menjadi produk bernilai dan bermanfaat untuk pendidikan anak-anak,” tambahnya.

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balikpapan, yang bertujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis pemanfaatan limbah atau circular economy.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Gandeng BNI, Percepat Transformasi Digital dan Smart City

Area Manager Communication, Relations & CSR PT PPN Kilang Balikpapan, Dodi Yapsenang, menjelaskan bahwa inisiatif ini menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Program ini mendorong pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai guna serta memperkuat struktur ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional,” jelasnya.

Meski baru berjalan satu tahun, potensi pengembangan produk APE dan furnitur dari limbah kayu ini dinilai sangat menjanjikan. Dengan pembinaan berkelanjutan, Kelompok BKBG diharapkan mampu memperluas pemasaran hingga ke luar wilayah Balikpapan.

Inovasi warga ini menjadi bukti bahwa limbah kayu, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi sumber ekonomi sekaligus sarana edukasi.

Berita Terkait

Pasutri WN China Tewas Saat Snorkeling di Labuan Bajo, Diduga Terseret Arus Kencang
Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure, Revitalisasi Rp40 Miliar Jadi Sorotan
Puluhan Rakit PETI Kembali Beraksi di Sungai Batanghari, WALHI Sebut Ancaman Lingkungan Kian Serius
Bantu Muhammad Farlan! Remaja 17 Tahun Asal Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang
Motor Terbakar di Tengah Jalan, Lalu Lintas Pasar Minggu Arah Depok Lumpuh Sementara
Bianglala Mendadak Mati di Deli Serdang, 30 Pengunjung Terjebak di Ketinggian
Reuni Akbar SMAN 1 Sungai Penuh Satukan Alumni, Azhar Ajak Bangun Daerah
Gaji ke-13 ASN Kota Sungai Penuh Segera Cair, BKAD Targetkan Transfer Besok
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:03 WIB

Pasutri WN China Tewas Saat Snorkeling di Labuan Bajo, Diduga Terseret Arus Kencang

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:15 WIB

Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure, Revitalisasi Rp40 Miliar Jadi Sorotan

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:28 WIB

Puluhan Rakit PETI Kembali Beraksi di Sungai Batanghari, WALHI Sebut Ancaman Lingkungan Kian Serius

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:10 WIB

Bantu Muhammad Farlan! Remaja 17 Tahun Asal Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:30 WIB

Motor Terbakar di Tengah Jalan, Lalu Lintas Pasar Minggu Arah Depok Lumpuh Sementara

Berita Terbaru