Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Sungai Penuh Lanjutkan Normalisasi Batang Merao

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wako Alfin Pastikan Normalisasi Batang Merao Tetap Berlanjut

Wako Alfin Pastikan Normalisasi Batang Merao Tetap Berlanjut

SUNGAI PENUH, jentik.id – Pemerintah Kota Sungai Penuh memastikan program normalisasi Sungai Batang Merao di Kecamatan Hamparan Rawang tetap berjalan. Program itu sebelumnya sempat terdampak efisiensi anggaran tahap II dari pemerintah pusat.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menyampaikan hal tersebut saat membuka sosialisasi pembangunan instalasi pengolahan air bersih di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Jumat (8/5/2026).

Alfin mengatakan normalisasi sungai penting untuk menekan risiko banjir. Program itu juga mendukung produktivitas pertanian masyarakat di Hamparan Rawang.

Pemerintah merencanakan pengerjaan normalisasi dari kawasan Jembatan Simpang Tiga hingga perbatasan kota di wilayah Koto Lanang. Panjang proyek tersebut mencapai sekitar 1,68 kilometer.

Baca Juga :  Pantau Pasar Murah, Sri Kartini Jaga Harga Sembako Tetap Terjangkau

Tim pelaksana menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Jalur proyek melewati tujuh jembatan sehingga menghambat pergerakan alat berat.

Selain itu, pekerja akan membongkar sementara beberapa tembok penahan banjir. Langkah itu bertujuan membuka akses menuju lokasi pekerjaan.

Proyek normalisasi juga berdampak pada sejumlah kandang ternak dan kebun milik warga. Karena itu, Pemkot Sungai Penuh meminta dukungan masyarakat agar pekerjaan berjalan lancar.

“Pembangunan ini bertujuan mengurangi risiko banjir dan mendukung sektor pertanian masyarakat. Kami berharap masyarakat mendukung agar pekerjaan berjalan baik,” ujar Alfin.

Ia juga menyebut sektor pertanian di Kota Sungai Penuh mulai menunjukkan perkembangan positif. Saat ini, lahan sawah yang tergarap mencapai 2.165,87 hektare di Kecamatan Sungai Penuh.

Baca Juga :  Gaspol Benahi Pelayanan, Dirut Baru RSUD MHA Thalib Terapkan Sistem Pengawasan 24 Jam

Sementara itu, luas sawah yang tergarap di Kecamatan Hamparan Rawang mencapai 775,14 hektare.

Sebelumnya, Pemkot Sungai Penuh membangun berbagai infrastruktur pendukung di Hamparan Rawang. Pembangunan itu meliputi rehabilitasi irigasi Bungkal, Simpang Tiga, dan Paling Serumpun.

Pemerintah juga membangun tembok penahan banjir Air Sempit dan Air Sesat. Selain itu, pemerintah membangun jalan beton dan SPAM di sejumlah wilayah.

Pemkot Sungai Penuh berharap normalisasi sungai mampu memperkuat ketahanan wilayah terhadap banjir. Pemerintah juga ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan hasil pertanian. (nr*)

Berita Terkait

Bikin Haru! SD Plus Muhammadiyah Sungai Penuh Sambut Siswa Baru dengan Cara yang Tak Biasa
Benda Pusaka Luhah Rio Jayo Diperlihatkan ke Warga
Tradisi Hang Lahaek Meriahkan Kenduri Sko Enam Luhah, Pergelaran Seni Budaya Tampil Memukau
Warisan Leluhur Tetap Lestari! Balek Kalahek Tempurung Satukan Masyarakat Rio Mendiho
Wawako Azhar Hamzah Sambut 128 Jamaah Haji Kloter 23, Semua Pulang dalam Kondisi Sehat
Wako Alfin Ajak Generasi Muda Lestarikan Adat dan Budaya
Wako Alfin Akan Terima Gelar Adat Kehormatan dari Enam Luhah Sungai Penuh
Hesti Haris Serukan Gerakan Jambi Bersholawat, Ajak Warga Sungai Penuh Perkuat Akhlak
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:55 WIB

Bikin Haru! SD Plus Muhammadiyah Sungai Penuh Sambut Siswa Baru dengan Cara yang Tak Biasa

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:08 WIB

Benda Pusaka Luhah Rio Jayo Diperlihatkan ke Warga

Senin, 29 Juni 2026 - 14:54 WIB

Tradisi Hang Lahaek Meriahkan Kenduri Sko Enam Luhah, Pergelaran Seni Budaya Tampil Memukau

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:01 WIB

Warisan Leluhur Tetap Lestari! Balek Kalahek Tempurung Satukan Masyarakat Rio Mendiho

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:53 WIB

Wawako Azhar Hamzah Sambut 128 Jamaah Haji Kloter 23, Semua Pulang dalam Kondisi Sehat

Berita Terbaru