Muaro Jambi, jentik.id – Warga Desa Pematang Raman, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi merusak rumah tauke sawit berinisial S alias Bujang setelah isu perselingkuhan dengan perempuan bersuami berinisial D mencuat.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu (25/3/2026) dini hari ketika suami perempuan tersebut bekerja di luar rumah. Isu hubungan terlarang itu cepat menyebar di tengah warga dan memicu kemarahan karena melanggar norma adat serta moral setempat.
Sekretaris Desa Pematang Raman, Arjiansyah, membenarkan kejadian ini. Ia menyebut keluarga pihak perempuan langsung mencari keduanya hingga menemukan mereka di sebuah rumah di seberang jalan.
Keluarga kemudian memanggil warga sekitar hingga massa berkumpul di lokasi. Warga selanjutnya menggelar sidang adat di balai desa pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Namun, S tidak menghadiri sidang adat tersebut. Ketidakhadirannya memicu kekecewaan warga hingga suasana memanas. Massa lalu bergerak menuju rumahnya dengan tujuan mengusirnya dari desa.
Saat tiba di lokasi, warga tidak menemukan S. Emosi warga memuncak dan mendorong mereka merusak bagian rumah, seperti kanopi, pintu, dan jendela.
Kapolsek Kumpeh, Iptu Aris Israwan, membenarkan kejadian ini, termasuk video yang beredar di media sosial. Ia menyatakan massa melakukan perusakan setelah sidang adat berlangsung ricuh.
Kini rumah tersebut kosong. Kerusakan terlihat pada beberapa bagian, seperti kanopi roboh, pintu rusak, dan kaca jendela pecah. Polisi terus memantau situasi untuk menjaga keamanan wilayah. (nr*)









