Pedagang Bandel Gunakan Payung Kembali Ditertibkan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagan bandel masih menggelar lapak di Jalan M Yamin Kota Sungai Penuh

Pedagan bandel masih menggelar lapak di Jalan M Yamin Kota Sungai Penuh

Sungai Penuh, jentik.id–Penertiban lapak pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan M Yamin Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh terus dilakukan dan belum lama berselang langsung di Pimpin Sekda Alpian.

“Penertiban melibatkan ratusan tim gabungan dibentuk Pemkot Sungai Penuh, terdiri unsur Pol PP, Unsur Perhubungan,Dinas Perdagangan, Lingkungan Hidup. Penertiban tersebut sebagai upaya Pemkot Sungai Penuh menata ulang PKL di Jalam M Yamin direlokasi di Pasar Tanjung Bajure menepati lantai 2 juga.

Kendati penertiban sempat pedagang lakukan protes, dengan mendatangi Gedung DPRD Kota Sungai Penuh untuk menyampaikan aspirasi.

“Menertibkan Pedagang yang masih bandel nekat membuka lapak pakai payung, kembali ditertiban dimalam hari dan langsung dipimpin Sekda Alpian, bersama tim turun membersihkan payung – payung masih terpasang di sepanjang jalan M Yamin trotoar dan bahu jalan.

Baca Juga :  Pemkab Tanjab Barat Pasang Barcode di Kotak Amal untuk Cegah Penyalahgunaan

“Kendati semula dugaan para pedagang sempat protes cara santun melakukan para dengan di sampaikan kepada Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh. Menyebutkan bahwa tim penertiban dalam menertiban terkesan tebang pilih, sebab masih dibiarkan pedagang yang menggelar lapaknya di bahu dan trotoar di Jalam M Yamin,” ujarnya.

Disampaikan juga, selama ini mereka dipungut biaya sewa lapak dan besarnya tergantung yang kita jual dari Rp 2 Ribu sampai Rp 4 ribu perlapak ditambah biaya kebersihan.

Baca Juga :  Liburan Berujung Duka, Remaja Asal Pekanbaru Tewas Terseret Ombak di Pantai Gasan Gadang

Dari pantau dilapangan, pasca penertiban, yang dikeluhkan pedagang pada hearing bersama komisi II DPRD Kota Sungai Penuh, benar adanya masih ditemukan sejumlah pedagang mengunakan payung menggelar lapaknya di Jalan M Yamin. kendati tenda pos pengawas berada di jalan M Yamin, masih terlihat berjejer payung digunakan pedagang membuka lapaknya pinggir jalan M Yamin dan trotoar.

Sementara ditemukan juga lapak eks pedagang  ayam potong sudah beralih fungsi dijadikan lahan parkir sepeda motor. (am)

 

Berita Terkait

Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru
11 Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap II 2026
RSUD Mayjen H.A. Thalib Hadirkan Layanan CT-Scan untuk Masyarakat
Bahas Masa Depan ASN, Wawako Azhar Hamzah Ikuti Rakor Se-Provinsi Jambi
Kenalkan Buku Sejak Dini, Sri Kartini Alfin Dorong Budaya Literasi Anak Sungai Penuh
Sri Kartini Alfin Turun ke Rumah Warga, Program 3S Jadi Andalan Tekan Stunting
Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur Sungai Penuh
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:57 WIB

Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 4 September 2026 - 20:22 WIB

Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru

Jumat, 4 September 2026 - 17:23 WIB

11 Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap II 2026

Jumat, 4 September 2026 - 13:18 WIB

Bahas Masa Depan ASN, Wawako Azhar Hamzah Ikuti Rakor Se-Provinsi Jambi

Kamis, 3 September 2026 - 20:50 WIB

Kenalkan Buku Sejak Dini, Sri Kartini Alfin Dorong Budaya Literasi Anak Sungai Penuh

Berita Terbaru

Ilustrasi – Belasan Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa. (Foto: AI)

Daerah

11 Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap II 2026

Jumat, 4 Sep 2026 - 17:23 WIB