Trump Sebut AS Kebal Krisis Minyak, Tak Bergantung pada Selat Hormuz

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato yang disiarkan televisi terkait konflik Timur Tengah dari Cross Hall, White House (1/4/2026). Foto: Alex Brandon / POOL / AFP

Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato yang disiarkan televisi terkait konflik Timur Tengah dari Cross Hall, White House (1/4/2026). Foto: Alex Brandon / POOL / AFP

Amerika Serikat, jentik.id-Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak bergantung pada pasokan minyak dari Selat Hormuz. Pernyataan itu ia sampaikan dalam pidato di Gedung Putih terkait konflik di Iran.

Trump menyebut AS hampir tidak lagi mengimpor minyak melalui jalur tersebut dan tidak akan bergantung ke depannya.

“Kami tidak membutuhkan Selat Hormuz. Kami tidak pernah benar-benar bergantung pada itu,” tegasnya.

Baca Juga :  Menkeu Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Tidak Naik

Ia juga meminta negara-negara yang masih bergantung pada jalur tersebut untuk menjaga keamanan sendiri, meski AS siap membantu.

“Negara-negara itu harus berada di garis depan untuk melindungi pasokan energi mereka,” ujarnya.

Selain itu, Trump mendorong negara lain membeli minyak dari AS yang diklaim memiliki cadangan melimpah.

“Kami punya sangat banyak minyak. Itu solusi paling mudah,” katanya.

Baca Juga :  Iran Hantam Jet Tempur AS! F-15E Jatuh, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Trump juga menyinggung negara yang enggan terlibat dalam konflik bersama AS dan Israel. Ia menyarankan mereka mengambil peran langsung dalam mengamankan Selat Hormuz.

Menurut Trump, kondisi Iran saat ini sudah melemah. Ia yakin setelah konflik berakhir, jalur distribusi minyak akan kembali normal.

“Aliran minyak akan pulih, harga bensin turun, dan pasar saham akan kembali menguat,” tutupnya. (nr*)

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang
Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga
Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan
Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran
Iran Tetapkan Syarat untuk Buka Selat Hormuz, Minta Ganti Rugi Perang dari AS
Indonesia Serukan Aksi Nyata! Ajukan 5 Langkah Lindungi Al Aqsa dan Dukung Palestina
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:45 WIB

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia

Rabu, 2 September 2026 - 15:01 WIB

Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB