Ketua Umum PWI Pusat Ahmad Munir Kecam Penahanan Tiga Wartawan dan Relawan RI Dalam Misi Kemanusiaan Ke Gaza

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PWI  Pusat Ahmad Munir, Didampingi Ketua PWI Jambi, H Ridya Agus, saat akan bertolak kunjungan kerja ke Jambi  Kami mengecam keras tindakan militer zionis Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan menuju Gaza, termasuk jurnalis Indonesia yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

Ketua Umum PWI Pusat Ahmad Munir, Didampingi Ketua PWI Jambi, H Ridya Agus, saat akan bertolak kunjungan kerja ke Jambi Kami mengecam keras tindakan militer zionis Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan menuju Gaza, termasuk jurnalis Indonesia yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

Jakarta, jentik.id – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia Ahmad Munir mengecam tindakan militer zionis Israel yang mencegat dan menahan jurnalis serta relawan Indonesia dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla di perairan internasional menuju Gaza.

Ahmad Munir menegaskan, tindakan pencegatan terhadap misi sipil dan kemanusiaan tersebut tidak dapat dibenarkan karena mengancam keselamatan wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

“Kami mengecam keras tindakan militer zionis Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan menuju Gaza, termasuk jurnalis Indonesia yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

Keselamatan insan pers harus dihormati dan dilindungi dalam situasi apa pun,” kata Ahmad Munir dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/5).

Cak Mun, menilai perlindungan terhadap jurnalis di wilayah konflik harus menjadi perhatian seluruh pihak. Menurutnya, keberadaan wartawan dalam misi kemanusiaan bertujuan menyampaikan fakta dan kondisi kemanusiaan di Gaza kepada masyarakat internasional.

Baca Juga :  Wartawan Harus Jadi Pendidik Publik, Karya Jurnalistik Memiliki Beban Moral

“Tiga jurnalis Indonesia yang tergabung dalam misi tersebut yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.

“Kehadiran pers dalam misi Global Sumud Flotilla untuk menyampaikan fakta dan suara kemanusiaan kepada dunia. Tidak boleh ada intimidasi ataupun tindakan yang mengancam keselamatan jurnalis yang menjalankan tugas profesinya,” ujarnya.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, sedikitnya 10 kapal dalam misi Global Sumud Flotilla dilaporkan ditahan aparat Israel, di antaranya kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys.

Cak Mun, menyebut hingga kini kapal yang membawa jurnalis Indonesia belum dapat dihubungi dan kondisi awak kapal masih belum diketahui secara pasti keberadaannya.

Baca Juga :  PWI Jambi Sembelih Tiga Sapi Kurban, Bagikan 160 Paket Daging

Ketua umum PWI pusat, tersebut juga mendukung langkah diplomatik Pemerintah Indonesia untuk memastikan keselamatan dan perlindungan seluruh warga negara Indonesia yang mengikuti misi kemanusiaan tersebut.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia menyatakan terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan perwakilan RI di berbagai negara untuk memantau perkembangan situasi.

“Informasi terahkir dari Kementerian Luar Negeri RI juga disebut telah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman guna menyiapkan langkah perlindungan maupun pemulangan warga negara Indonesia apabila diperlukan.

“Kita berharap seluruh jurnalis dan relawan kemanusiaan diberikan keselamatan dan segera dapat kembali dengan selamat,” tutup Ahmad Munir(.asy*)

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang
Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga
Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan
Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran
Iran Tetapkan Syarat untuk Buka Selat Hormuz, Minta Ganti Rugi Perang dari AS
Indonesia Serukan Aksi Nyata! Ajukan 5 Langkah Lindungi Al Aqsa dan Dukung Palestina
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:45 WIB

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia

Rabu, 2 September 2026 - 15:01 WIB

Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB