Wartawan Harus Jadi Pendidik Publik, Karya Jurnalistik Memiliki Beban Moral

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PWI Pusat Ahmad Munir menegaskan, tanggung jawab wartawan sangat berat karena setiap karya jurnalistik yang dipublikasikan akan menjadi bahan pembelajaran masyarakat dalam memahami persoalan sosial, politik, ekonomi maupun kebijakan pemerintah.Karena, profesi wartawan dinilai memiliki beban moral yang besar dalam setiap produk pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat.

Ketua Umum PWI Pusat Ahmad Munir menegaskan, tanggung jawab wartawan sangat berat karena setiap karya jurnalistik yang dipublikasikan akan menjadi bahan pembelajaran masyarakat dalam memahami persoalan sosial, politik, ekonomi maupun kebijakan pemerintah.Karena, profesi wartawan dinilai memiliki beban moral yang besar dalam setiap produk pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat.

Jambi, jentik.id – Wartawan tidak hanya berperan menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sebagai pendidik publik melalui karya jurnalistik yang mencerdaskan dan berkualitas.

Karena, profesi wartawan dinilai memiliki beban moral yang besar dalam setiap produk pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat. “Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia, Akhmad Munir atau yang akrab disapa Cak Mun, saat melakukan kunjungan kerja di Jambi, Rabu (20/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Cak Mun didampingi Ketua PWI Provinsi Jambi, Riduan Agus.

“Wartawan bukan sekadar menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga menjadi guru yang mencerdaskan kehidupan masyarakat. Karena itu wartawan harus kompeten, menaati kode etik jurnalistik dan kode perilaku wartawan,” ujar Cak Mun.

Baca Juga :  Rp1,1 Triliun untuk Pegawai, Pemprov Jambi Kaji Ulang Rekrutmen CPNS 2026

Ia menegaskan, tanggung jawab wartawan sangat berat karena setiap karya jurnalistik yang dipublikasikan akan menjadi bahan pembelajaran masyarakat dalam memahami persoalan sosial, politik, ekonomi maupun kebijakan pemerintah.

Penegasan tersebut disampaikan Akhmad Munir saat melakukan kunjungan silaturahmi bersama jajaran pengurus PWI dengan Wali Kota Jambi, Maulana, di Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Selasa malam (19/5/2026).

Pertemuan berlangsung hangat dalam suasana makan malam bersama yang turut dihadiri pengurus PWI Provinsi dan Kota Jambi, manajemen Kantor Berita Antara Biro Jambi, asesor Uji Kompetensi Wartawan (UKW), serta jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi.

Menurut Munir, tantangan dunia pers saat ini semangkin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital dan media sosial yang kerap dipenuhi informasi yang belum terverifikasi. Dalam kondisi tersebut, pers profesional dituntut tetap menjaga integritas, independensi, serta kualitas pemberitaan.

Baca Juga :  Hardiknas 2026, Pemkot Sungai Penuh Tegaskan Komitmen Besar untuk Pendidikan

Ia menekankan bahwa prinsip objektivitas dan keberimbangan harus menjadi fondasi utama dalam setiap karya jurnalistik agar media tetap dipercaya masyarakat.

“Kredibilitas pers hanya dapat dijaga apabila wartawan tetap memegang teguh kode etik jurnalistik serta mengedepankan fakta dan keberimbangan dalam pemberitaan,” tegasnya.

Kunjungan kerja tersebut juga menjadi bagian dari agenda Akhmad Munir di Jambi dalam rangka membuka pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-13 yang digelar pada Rabu (20/5/2026) di Hotel Sweet Abadi.
(asy*)

Berita Terkait

Edminuddin Soroti Kebijakan Gubernur Jambi Al Haris Kerinci dan Sungai Penuh Dinilai Belum Mendapat Perhatian Berimbang
Jambi Dapat Tambahan Anggaran Rp30 Miliar dari Pusat untuk Tangani Karhutla
3.632 Titik Panas Terdeteksi, 8 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Jambi
Karhutla Mengancam, Jambi Dapat 500 Sumur Bor dan 4 Helikopter Water Bombing
Kabut Asap Tebal Selimuti Kota Jambi, Warga Keluhkan Sesak Napas
DPO Kasus Perzinahan Ditangkap Tim Tabur Kejati Jambi di Nipah Panjang
Vape Etomidate Jadi Ancaman Baru, BNNP Jambi Minta Pemda Segera Bertindak
Jambi Diganjar Penghargaan Program 3 Juta Rumah, Rp5 Miliar Siap untuk Bedah 250 Rumah
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:57 WIB

Edminuddin Soroti Kebijakan Gubernur Jambi Al Haris Kerinci dan Sungai Penuh Dinilai Belum Mendapat Perhatian Berimbang

Jumat, 11 September 2026 - 20:08 WIB

Jambi Dapat Tambahan Anggaran Rp30 Miliar dari Pusat untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:56 WIB

3.632 Titik Panas Terdeteksi, 8 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Jambi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Karhutla Mengancam, Jambi Dapat 500 Sumur Bor dan 4 Helikopter Water Bombing

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Kabut Asap Tebal Selimuti Kota Jambi, Warga Keluhkan Sesak Napas

Berita Terbaru