Rp1,1 Triliun untuk Pegawai, Pemprov Jambi Kaji Ulang Rekrutmen CPNS 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparatur sipil negara (ASN) jambi

Aparatur sipil negara (ASN) jambi

JAMBI, jentik.id – Pemerintah Provinsi Jambi menghadapi tekanan anggaran karena belanja pegawai terus meningkat. Pemprov mencatat sekitar 34 persen APBD habis untuk membayar gaji dan tunjangan aparatur sipil negara (ASN).

Nilai belanja pegawai kini mencapai Rp1,1 triliun. Kondisi ini membebani keuangan daerah di tengah kebutuhan pembangunan dan layanan publik.

Pemerintah mengaitkan kenaikan ini dengan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam beberapa waktu terakhir. Penambahan pegawai langsung menaikkan beban belanja rutin.

Baca Juga :  Gelombang Pertama Haji Jambi Dimulai, 435 Jemaah Langsung Diberangkatkan

Situasi tersebut mendorong Pemprov Jambi mencari solusi untuk menjaga keseimbangan fiskal. Pemerintah khawatir dominasi belanja pegawai mengurangi anggaran sektor penting seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah mulai membatasi rekrutmen pegawai baru. Kebijakan ini bertujuan mengendalikan pertumbuhan belanja pegawai.

Ke depan, pemerintah tetap membuka rekrutmen CPNS dan PPPK secara terbatas. Pemerintah menyesuaikan jumlah penerimaan dengan jumlah pegawai yang pensiun agar beban anggaran tidak meningkat.

Baca Juga :  Warga Jambi Dibuat Panik, Ular Sanca 3,5 Meter Tiba-tiba Muncul di Dinding Rumah

Kepala BPKAD Provinsi Jambi, Agus Pirngadi, menegaskan kebijakan ini penting untuk menjaga kesehatan fiskal daerah. Ia menyebut pengendalian belanja pegawai menjadi kunci stabilitas keuangan.

Melalui langkah ini, pemerintah berharap APBD Jambi menjadi lebih seimbang. Pemerintah juga mengarahkan anggaran ke sektor prioritas yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (nr*)

Berita Terkait

Edminuddin Soroti Kebijakan Gubernur Jambi Al Haris Kerinci dan Sungai Penuh Dinilai Belum Mendapat Perhatian Berimbang
Jambi Dapat Tambahan Anggaran Rp30 Miliar dari Pusat untuk Tangani Karhutla
3.632 Titik Panas Terdeteksi, 8 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Jambi
Karhutla Mengancam, Jambi Dapat 500 Sumur Bor dan 4 Helikopter Water Bombing
Kabut Asap Tebal Selimuti Kota Jambi, Warga Keluhkan Sesak Napas
DPO Kasus Perzinahan Ditangkap Tim Tabur Kejati Jambi di Nipah Panjang
Vape Etomidate Jadi Ancaman Baru, BNNP Jambi Minta Pemda Segera Bertindak
Jambi Diganjar Penghargaan Program 3 Juta Rumah, Rp5 Miliar Siap untuk Bedah 250 Rumah
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:57 WIB

Edminuddin Soroti Kebijakan Gubernur Jambi Al Haris Kerinci dan Sungai Penuh Dinilai Belum Mendapat Perhatian Berimbang

Jumat, 11 September 2026 - 20:08 WIB

Jambi Dapat Tambahan Anggaran Rp30 Miliar dari Pusat untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:56 WIB

3.632 Titik Panas Terdeteksi, 8 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Jambi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Karhutla Mengancam, Jambi Dapat 500 Sumur Bor dan 4 Helikopter Water Bombing

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Kabut Asap Tebal Selimuti Kota Jambi, Warga Keluhkan Sesak Napas

Berita Terbaru