Konflik Kian Panas, Israel Klaim Naim Qassem Tewas Diserang

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemimpin Hizbullah Naim Qassem. Foto: Anwar Amro/AFP

Pemimpin Hizbullah Naim Qassem. Foto: Anwar Amro/AFP

Beirut, jentik.id – Israel mengklaim telah menewaskan pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, melalui serangan udara di Beirut, Kamis (9/4). Serangan ini terjadi di tengah situasi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.

Militer Israel menyatakan telah menargetkan Qassem dalam operasi yang berlangsung semalam. Namun, hingga kini Hizbullah belum memberikan konfirmasi resmi terkait klaim tersebut.

Kematian Qassem, jika terbukti, akan menjadi pukulan besar bagi Hizbullah dan Iran. Pasalnya, kelompok ini merupakan sekutu utama Teheran di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga :  Iran Beri Sinyal Serangan Balasan Usai Tewasnya Ali Larijani

Konflik kawasan memanas sejak awal Maret. Saat itu, Hizbullah melancarkan serangan ke Israel dan secara terbuka bergabung mendukung Iran. Aksi tersebut terjadi setelah serangan udara yang melibatkan AS dan Israel ke Iran.

Di sisi lain, Israel terus menekan Hizbullah dengan serangan di Lebanon. Israel menilai kelompok itu tetap memperkuat kekuatan militernya meski sempat terjadi gencatan senjata pada 2024.

Baca Juga :  Pulang Bertahap Dimulai 1 Juni 2026, Ini Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia

Sementara itu, Hizbullah menolak proposal AS untuk melucuti senjata. Sebelumnya, Qassem juga memperingatkan bahwa kelompoknya siap meluncurkan serangan balasan jika konflik besar kembali pecah.

Qassem sendiri memimpin Hizbullah sejak 2024 setelah menggantikan Hassan Nasrallah yang tewas dalam serangan udara Israel di Beirut.

Sebagai informasi, Hizbullah berdiri pada 1982 oleh militan Syiah di Lebanon dengan dukungan Iran. Kelompok ini awalnya bertujuan melawan pendudukan Israel di Lebanon selatan. (nr*)

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang
Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga
Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan
Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran
Iran Tetapkan Syarat untuk Buka Selat Hormuz, Minta Ganti Rugi Perang dari AS
Indonesia Serukan Aksi Nyata! Ajukan 5 Langkah Lindungi Al Aqsa dan Dukung Palestina
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:45 WIB

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia

Rabu, 2 September 2026 - 15:01 WIB

Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan

Berita Terbaru

Penyambutan tradisi pedang pora kapolre Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K.

Kerinci

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Komando Polres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 08:40 WIB