Karhutla Mengancam, Jambi Siapkan 10 Ton Garam untuk Modifikasi Cuaca

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga Ahli BNPB Kolonel Inf Agus Marsanto, ANTARA/Nanang Mairiadi

Tenaga Ahli BNPB Kolonel Inf Agus Marsanto, ANTARA/Nanang Mairiadi

JAMBI, jentik.id – Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Jambi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan 10 ton garam untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Tenaga Ahli BNPB Kolonel Inf Agus Marsanto mengatakan tim menggunakan sebagian bahan tersebut untuk penyemaian awan yang berpotensi menghasilkan hujan.

“Hari ini kami menebar satu ton garam di atas awan yang berpotensi hujan,” ujar Agus di Jambi, Kamis (27/8).

Agus memastikan tim tetap menjalankan OMC di wilayah Jambi. Menurutnya, seluruh peralatan dan pesawat untuk penyemaian awan sudah siap beroperasi.

Dari total 10 ton garam yang tersedia, sebanyak tiga ton saat ini berada di posko. Tim akan menyesuaikan penggunaan bahan penyemaian dengan kondisi cuaca di lapangan.

Baca Juga :  Kemenkes Langsung Bentuk Tim Investigasi untuk Selidiki Kematian dr Myta di Jambi

Agus menyebut pelaksanaan OMC sejauh ini tidak menghadapi kendala. Tim terus memantau kondisi cuaca di seluruh wilayah Jambi dan akan mengarahkan operasi ke daerah yang membutuhkan tambahan hujan.

Namun, tim tidak melakukan penyemaian di wilayah yang sudah memiliki curah hujan cukup tinggi. Langkah tersebut bertujuan agar pelaksanaan OMC tetap efektif dan sesuai kebutuhan.

Operasi tahap pertama berlangsung hingga 30 Agustus 2026. Pemerintah masih membuka kemungkinan memperpanjang operasi jika hasil evaluasi menunjukkan kebutuhan tambahan.

Baca Juga :  OJK Nyatakan 6 Bank Bangkrut di Indonesia hingga April 2026

“OMC bisa kami tambah. Keputusan itu bergantung pada dinamika cuaca dan hasil evaluasi pelaksanaan sebelumnya,” kata Agus.

Dalam operasi tersebut, tim menggunakan pesawat Cessna Grand Caravan C208B PK-ALA untuk menyebarkan bahan penyemaian awan.

Pemerintah menjalankan OMC sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan curah hujan. Upaya ini diharapkan membantu mencegah sekaligus menangani kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi.

Selain OMC, Satgas Karhutla juga terus memantau titik rawan kebakaran untuk mengantisipasi meluasnya karhutla selama musim kering. (nr*)

Berita Terkait

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Badan Geologi Larang Warga Mendekat
Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Peredaran Sabu di Kinali Pasaman Barat
Sidang Roy Suryo Memanas! Minta Jokowi dan Ijazah Asli Dihadirkan, Hakim Ingatkan Jaksa
Kasus Damkar Sungai Penuh Memanas\! Irawadi Desak Kejari Usut 4 PPTK
TNI AD Kerahkan Helikopter MI-17 ke Jambi untuk Bantu Pemadaman Karhutla
Wawako Azhar Hamzah dan IKAPSO Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapan
Bawa Liquid Vape Diduga Mengandung Etomidate, Pemuda 25 Tahun Ditangkap Polres Bungo!
Kabut Asap Karhutla Makin Parah, 2.458 Penerbangan di Indonesia Terdampak!
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Badan Geologi Larang Warga Mendekat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Peredaran Sabu di Kinali Pasaman Barat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Sidang Roy Suryo Memanas! Minta Jokowi dan Ijazah Asli Dihadirkan, Hakim Ingatkan Jaksa

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kasus Damkar Sungai Penuh Memanas\! Irawadi Desak Kejari Usut 4 PPTK

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:51 WIB

TNI AD Kerahkan Helikopter MI-17 ke Jambi untuk Bantu Pemadaman Karhutla

Berita Terbaru