Jambi, jjentik.id- Layanan transfer keluar dari Bank Jambi menuju rekening bank lain melalui mobile banking hingga kini belum dapat diakses.Nasabah kecewa
Pemulihan layanan tersebut masih menunggu pemenuhan sejumlah persyaratan teknis yang ditetapkan Bank Indonesia (BI).
Komisaris Utama Bank Jambi, Sudirman, mengatakan pihaknya terus melakukan pembenahan sistem dan memenuhi petunjuk teknis yang ditetapkan regulator untuk memastikan layanan transaksi digital dapat kembali beroperasi secara penuh.
Menurut Sudirman, pembukaan kembali seluruh fitur transaksi digital Bank Jambi sepenuhnya harus mengikuti ketentuan dan persetujuan regulator, khususnya Bank Indonesia.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Direktur Utama. BI sudah menetapkan petunjuk teknis yang harus ditindaklanjuti oleh Bank Jambi,” kata Sudirman di Jambi, Kamis.
Ia menjelaskan, pemulihan layanan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, Bank Jambi memprioritaskan transaksi on-us, yakni transaksi yang memungkinkan dana dari rekening bank lain masuk ke rekening nasabah Bank Jambi.
Sementara itu, fitur transfer keluar dari rekening Bank Jambi menuju rekening bank lain masih belum tersedia.
Sudirman menegaskan, proses pemulihan tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga dilakukan dengan mempertimbangkan keamanan sistem perbankan dan perlindungan dana nasabah.
“Pihak regulator, dalam hal ini OJK dan BI, ingin memastikan seluruh celah keamanan telah teratasi dengan baik sebelum layanan dibuka penuh,” ujarnya.
Bank Jambi menargetkan seluruh proses pemenuhan petunjuk teknis dapat diselesaikan secara bertahap hingga akhir tahun.
Tahapan pembenahan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai September, Oktober, November hingga Desember.
“Dari pihak kami juga terus melakukan pembenahan sesuai batas waktu yang diberikan BI, secara bertahap dari September, Oktober, November hingga Desember,” ungkap Sudirman.
Sebelumnya, Polda Jambi mengungkap kasus dugaan pembobolan rekening yang berdampak terhadap 6.609 nasabah Bank Jambi pada Februari 2026. Dalam kasus tersebut, total kerugian yang dilaporkan mencapai Rp144,82 miliar.
Pemulihan layanan digital Bank Jambi kemudian dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aspek keamanan dan ketentuan regulator
“Sementara sebagian nasabah yang bergerak dibidang bisnis, sangat kecewa dengan layanan dari bank Jambi, sebab sangat menghambat.Ia kita beralih kebank lain saja,(asy*).









