Dari Sampah Jadi Rupiah! Warga Talang Lindung Kini Semakin Aktif Menabung Sampah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat datang untuk menabung sampah di Bank Sampah Lindung Berseri

Masyarakat datang untuk menabung sampah di Bank Sampah Lindung Berseri

SUNGAI PENUH, jentik.id – Warga Desa Talang Lindung, Kecamatan Sungai Bungkal, terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Mereka aktif menabung sampah melalui Bank Sampah Lindung Berseri.

Warga memilah sampah rumah tangga sejak dari rumah, lalu menyetorkannya secara rutin. Mereka mengumpulkan botol plastik, kardus, dan berbagai kemasan bekas sebagai tabungan bernilai ekonomi.

Petugas bank sampah menimbang setiap setoran dan mencatatnya sebagai saldo milik warga. Aktivitas ini membuat minat masyarakat untuk menabung sampah semakin meningkat.

Baca Juga :  RSUD Mayjen H.A. Thalib Diusulkan Dipimpin Dokter, Publik Soroti Kualitas Layanan

Pengurus Bank Sampah Lindung Berseri terus mengedukasi warga tentang pentingnya pengelolaan sampah. Mereka mengajak masyarakat memilah sampah sejak dari sumber agar volume sampah berkurang.

Tokoh masyarakat, Mardizal S, S.Sos, mengapresiasi partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan.

“Alhamdulillah, masyarakat semakin sadar pentingnya memilah sampah. Sampah yang dulu tidak bernilai kini memberi manfaat ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga :  Dugaan Kebocoran PAD di Pasar Tanjung Bajure, DPRD Sungai Penuh Turun Tangan

Ia mendorong lebih banyak warga untuk ikut serta agar manfaatnya semakin luas.

“Semakin banyak warga yang bergabung, lingkungan tetap bersih dan masyarakat mendapat tambahan penghasilan,” tambahnya.

Pengurus menilai program bank sampah ini akan terus berkembang. Program ini menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat Talang Lindung. (nr*)

 

Berita Terkait

Suhu Kawah Tembus 464 Derajat Celsius, Pendakian tutup Total
Kontribusi Sektor Wisata Kabupaten Bandung Tembus Rp 31,6 M Dimusim Libur
Limbah Kayu di Tangan Kreatif Bernilai Ekonomi
Gaji ke-13 Tanpa Potongan, Cair Juli 2026
PKL Jalan M Yamin Protes Direlokasi, Hamburkan Dagangan
OJK Nyatakan 6 Bank Bangkrut di Indonesia hingga April 2026
Pengusaha PO Naikan Harga Tiket Belum  Persetujuan Pemerintah.
Pasca Relokasi Penepatan PKL Ditinjau Wawako dan Sekda
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 14:32 WIB

Suhu Kawah Tembus 464 Derajat Celsius, Pendakian tutup Total

Minggu, 5 April 2026 - 10:00 WIB

Dari Sampah Jadi Rupiah! Warga Talang Lindung Kini Semakin Aktif Menabung Sampah

Minggu, 5 April 2026 - 02:35 WIB

Kontribusi Sektor Wisata Kabupaten Bandung Tembus Rp 31,6 M Dimusim Libur

Minggu, 5 April 2026 - 01:36 WIB

Limbah Kayu di Tangan Kreatif Bernilai Ekonomi

Sabtu, 4 April 2026 - 17:19 WIB

Gaji ke-13 Tanpa Potongan, Cair Juli 2026

Berita Terbaru

Hukum

Kejagung Periksa Kajari Karo Buntut Polemik Kasus Amsal

Minggu, 5 Apr 2026 - 15:36 WIB